Home / Tak Berkategori

Masalah "Larilarian" Bisa Di Selesaikan Dengan Mediasi

- Jurnalis

Rabu, 29 Februari 2012 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masalah Pulau "Larilarian" yang saat ini masih menjadi rebutan antara dua provinsi itu sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara mediasi antara kedua belah pihak. <p style="text-align: justify;">Gubernur Kalsel, Rudy Arifin di Banjarmasin, Rabu mengatakan, mediasi itu cara yang bagus untuk penyelesaian diluar sidang pengadilan untuk membahas masalah Pulau Larilarian ini.<br /><br />Dengan adanya mediasi antara kedua belah Kalsel dan Sulawesi Barat yang memperebutkan Pulau Larilarian itu maka semua bisa terlihat jelas dengan tidak saling bersikeras satu sama lainnya.<br /><br />Mediasi itu sangat lah penting karena dengan adanya mediasi antara kedua belah pihak sehingga tau maksud dan tujuannya masing-masing terhadap pulau yang diperebutkan ini dan itu jalan terbaik yang ditempuh.<br /><br />"Namun bagaimana pun walau ada mediasi pembicaraan, secara fakta Pulau Larilarian itu masuk wilayah Kalsel sejak dahulu pada zaman Pemeritahan Hindia Belanda dan dilihat waktu dibuat peta pada pemerintahan tersebut," tegas Rudy.<br /><br />Walau ada cara mediasi, namun gugatan terhadap pulau tersebut tetap jalan karena bagaimana pun status pulau itu milik provinsi mana itu juga harus jelas agar tidak ada masalah lagi dikemudian harinya.<br /><br />Saat ini tim untuk gugatan mengambil Pulau Larilarian untuk masuk ke wilayah Kalsel terus dan masih bekerja keras serta berusaha di pengadilan Mahkamah Agung dengan segala bentuk fakta dihadapkan di sidang tersebut.<br /><br />"Kita tidak mau kalah karena sudah jelas sejarahnya serta fakta di lapangan bahwa pulau tersebut memang masuk ke wilayah Kalimantan Selatan," terang Rudy.<br /><br />Sementara itu Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Syafruddin Sik di Banjarmasin, mengatakan, apapun keputusan nantinya yang dikeluarkan, Pulau Larilarian tetap milik Kalimantan Selatan.<br /><br />"Saya sudah meninjau ke lapangan dan saya juga masuk dalam sebuah tim, bahwa masyarakat dari kedua belah pihak saling mengerti untuk bisa menerima apapun nanti keputusan, yang jelas pulau tersebut memang milik Kalimantan Selatan," katanya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:54 WIB

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB