Home / Tak Berkategori

Masih Ada Perusahaan Mengangkut Karyawan Menggunakan Truk

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2014 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski sudah dilarang namun masih ada saja perusahaan besar swasta di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang menggunakan truk bak terbuka untuk mengangkut karyawan. <p style="text-align: justify;"><br />"Pemerintah dan aparat kita tidak tegas makanya masih ada saja yang tetap mengangkut karyawan menggunakan truk padahal sangat berbahaya. Perusahaan seakan tidak peduli dengan bahaya yang mengancam karyawan," kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Bongkar, Audy Valent di Sampit, Kamis.<br /><br />Audy terus menyoroti masalah ini karena penggunaan truk bak terbuka untuk angkutan sangat mengancam keselamatan karyawan sehingga harus dihindari. Namun ternyata masih ada perusahaan yang mengabaikan masalah itu.<br /><br />Tidak tegasnya penegakan hukum yang seolah hanya memberi sanksi kepada bawahan, membuat perusahaan tidak takut dan terus saja menggunakan truk bak terbuka untuk angkutan karyawan.<br /><br />“Buktinya selama ini belum ada perusahaan yang ditindak, padahal itu jelas-jelas karyawan perusahaan dan aktivitas di perusahaan. Yang dihukum paling sopirnya. Sopir itu mana berani kalau tidak ada perintah, atau setidaknya diketahui oleh perusahaan,” tegas Audy.<br /><br />Dia meminta pemerintah daerah dan aparat bersikap tegas dengan memberi sanksi berat kepada perusahaan yang masih memperlakukan karyawan tidak manusiawi yakni mengangkut menggunakan truk bak terbuka.<br /><br />Seperti diketahui, tragedi kemanusiaan dengan jumlah korban cukup banyak sudah beberapa kali terjadi di Kotim akibat truk bak terbuka bermuatan puluhan karyawan terbalik sehingga menimbulkan korban tewas yang tidak sedikit.<br /><br />Sejumlah kecelakaan yang pernah terjadi di antaranya terbaliknya truk bermuatan 64 karyawan perkebunan kelapa sawit PT Maju Aneka Sawit di Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang pada Selasa (18/8/2009) malam. Sebanyak 25 orang tewas, dan sisanya luka-luka.<br /><br />Kejadian serupa kembali terjadi menyebabkan 14 korban tewas akibat kejadian truk terbalik di Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga. Kecelakaan nahas yang dialami karyawan perkebunan kelapa sawit PT Tunas Agro Subur Kencana itu terjadi di pada Jumat [23/9/2011] pukul 23.00 WIB.<br /><br />Terakhir, kecelakaan kembali berulang pada Rabu (2/1/2012) lalu,. Truk bermuatan karyawan perkebunan kelapa sawit di PT Uni Primacom yang beroperasi di Kecamatan Parenggean, terbalik dan menyebabkan lima orang tewas, enam luka parah dan 23 orang luka ringan. <strong>(das/ant)</strong></p> <p style="text-align: justify;">Poto dok radarsampit.net</p>

Berita Terkait

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah
Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah
 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII
Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk
Pemprov dan UBT Bahas Peluang Kuliah bagi Anak Daerah Kaltara
Bahas Tapal Batas Bupati Berau Ketemu Bupati Kutai Timur
Wakil Bupati Sintang Dampingi Tim Wasev Sterad Tinjau TMMD ke-127 di Kapuas Kanan Hilir

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:45 WIB

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:26 WIB

Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:20 WIB

Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:38 WIB

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:54 WIB

Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk

Berita Terbaru

Eksekutif

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Mar 2026 - 22:38 WIB