Home / Tak Berkategori

Massa Beri DPRD Kalbar Amplop Berisi Rp1.500

- Jurnalis

Rabu, 14 Maret 2012 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan DPRD Provinsi Kalimantan Barat diberi amplop berisi uang Rp1.500 dari massa yang berunjuk rasa menentang rencana kenaikan harga BBM bersubsidi di Gedung DPRD di Pontianak, Rabu. <p style="text-align: justify;">Mereka tidak memberikan kesempatan sedikit pun kepada seorang anggota dewan tersebut untuk berbicara.<br /><br />Syarif Izhar Asyuri, perwakilan dari DPRD Provinsi Kalbar yang menemui massa itu rencananya hendak berangkat ke Jambi untuk melakukan kunjungan kerja.<br /><br />"Tapi tidak apa-apa, saya tidak merasa dilecehkan," kata Syarif Izhar, yang juga Wakil Ketua Komisi B dan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional.<br /><br />Massa yang berunjuk rasa itu dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) serta Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar).<br /><br />"Kenaikan harga BBM merupakan sebuah keputusan yang tidak adil bagi rakyat kecil," kata koordinator aksi, Imam Bukhari.<br /><br />Mereka mendesak DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat menolak kenaikan harga BBM. Para demonstran tersebut juga menuntut pengurangan subsidi untuk pejabat sebesar 15 persen dan dialihkan ke subsidi BBM.<br /><br />Menurut salah seorang demonstran, Anton, Pemprov Kalbar harus berani menolak rencana pengurangan subsidi BBM tersebut.<br /><br />Para pengunjuk rasa itu sempat menunggu beberapa jam karena tidak ada anggota dan pimpinan DPRD Provinsi Kalbar yang menemui mereka.<br /><br />Syarif Izhar Asyuri yang kemudian datang namun massa langsung membubarkan diri setelah menyampaikan pernyataan sikap dan selembar amplop berisi uang sebesar Rp1.500 kepada anggota DPRD.<br /><br />Syarif Izhar tidak diberi kesempatan untuk berbicara oleh para pengunjuk rasa tersebut.<br /><br />Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya di Pontianak, Selasa (13/3), menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mengamankan kebijakan pemerintah pusat salah satunya rencana pengurangan subsidi BBM. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:54 WIB

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB