Masyarakat Buta Internet Di Kabupaten Sekadau Tinggi

oleh

Masyarakat yang buta internet di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat masih masih tinggi. <p style="text-align: justify;">"Jumlah masyarakat Sekadau yang masih belum pernah mengakses internet hingga saat ini masih sangat banyak," kata Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan Telekomunikasi, Informatika, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sekadau, Anwar saat dihubungi di Sekadau, Rabu.<br /><br />Ia menjelaskan hingga saat ini hanya masyarakat yang bermukim di perkotaan saja yang mulai familiar dengan internet, sementara yang di pedesaan belum.<br /><br />Di perkotaanpun mungkin hanya sekitar 20 persen saja penduduknya yang sudah mengenal dan paham internet dari total penduduk Sekadau sekitar 180 ribu jiwa.<br /><br />"Saat ini, jumlah penduduk Kabupaten Sekadua sekitar 180 ribu jiwa. Jika baru 20 persen yang sudah mengerti internet, berarti masih sekitar 150 ribu jiwa warga lagi yang memang buta dengan internet," ungkapnya.<br /><br />Anwar menambahkan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk lebih mengenalkan internet kepada masyarakat, dengan membangun sejumlah fasilitas internet, baik oleh pemerintah maupun swasta dan bisa dipergunakan kapan saja oleh masyarakat.<br /><br />Fasilitas internet yang dimaksud antara lain, adanya Warung Internet (Warnet) milik swasta, sementara dari pemerintah sudah membangun WIM (Warung Internet Masyarakat), katanya.<br /><br />Khusus untuk WIM, pihaknya sudah membangun satu gedung WIM yang berada di dekat bundaran Tugu PKK Sekadau. Di tempat itu masyarakat bisa menggunakan akses internet yang tersedia, kapanpun, katanya.<br /><br />Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga sudah menyediakan MPLIK (Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan).<br /><br />"Untuk Kabupaten Sekadau, ada tiga buah mobil tersebut yang diberikan. MPLIK ini keliling ke kecamatan-kecamatan. Masyarakat bisa mempergunakannya untuk mengakses internet secara gratis," ujarnya.<br /><br />Di berharap ke depannya minimal 50 persen warga di Kabupaten Sekadau sudah mengerti dan bisa mempergunakan internet.<strong> (das/ant)</strong></p>