Masyarakat Diminta Ikuti Tanggulangi HIV/AIDS

Pihak Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta masyarakat Banjarmasin ikut menanggulangi penyebaran virus mematikan tersebut. <p style="text-align: justify;">Koordinator Sekretaris KPA Kalsel, Mursalin di Banjarmasin, Jumat, mengatakan, selain pemerintah, masyarakat juga harus berperan serta dalam penanggulangan pencegahan penyebaran penyakit HIV/AIDS.<br /><br />Peran serta masyarakat di wilayah Kalsel dalam penanggulangan virus mematikan tersebut akan bisa teratasi dan penyebarannya bisa ditekan sehingga tidak terus meningkat jumlah penderitanya.<br /><br />Bukan itu saja, dengan kesadaran dan pengetahuan yang mendalam terhadap virus tersebut maka masyarakat akan memahami benar terhadap bahayanya virus HIV/AIDS yang bisa menyebabkan kematian nantinya.<br /><br />"Kita mengharapkan masyarakat ikut berperan membantu pemerintah dalam penanggulangan HIV/AIDS yang bisa berujung pada kematian itu, karena dengan kesadaran masyarakat maka angka penderita virus ini bisa ditekan dan tidak terjadi peningkatan," ucapnya.<br /><br />Selanjutnya, pihak KPA Kalsel dalam penanggulangan HIV/AIDS pihaknya tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi terhadap masyarakat luas yang ada diwilayah Kalsel hingga kedaerah pinggiran.<br /><br />Pihak KPA juga melakukan sosialisasi kepemukiman lokalisasi dan ketempat hiburan malam yang ada diwilayah Kalsel, selain melakukan sosialisasi kepada para objek yang didatangi pihak KPA juga melakukan pengambilan simpel darah.<br /><br />Simpel darah yang diambil kepada para objek yang diberikan sosialisasi itu sifatnya sukarela dan tanpa paksaan demi mengetahui apakah ditubuh seseorang itu ada mengidap virus mematikan tersebut atau tidak.<br /><br />"KPA selain memberikan sosialisasi juga melakukan pengambilan simpel darah untuk melakukan pemeriksaan agar sejak dini diketahui apakah seseorang tersebut ada mengidap virus HIV/AIDS atau tidak," terangnya.<br /><br />Selain tempat lokalisasi dan hiburan malam yang didatangi, pihak KPA juga mendatangi rumah tahanan, lembaga pemasyarakatan Teluk Dalam untuk menyosialisasi HIV/AIDS serta pengambilan darah untuk dilakukan pemeriksaan.<br /><br />Untuk saat ini diwilayah Kalimantan Selatan sudah ada sekitar 257 orang yang terinfeksi dan sebagai penderita virus HIV/AIDS yang mana semuanya itu ada dan tersebar diseluruh kabupaten/kota yang ada diwilayah Kalimantan Selatan, demikian Mursalin. <strong>(phs/Ant)</strong></p>