Masyarakat Dukung Rencana Pemkab Melawi Bentuk Saber Pungli

oleh

Rencana pembentukan tim Sapu Bersih (Saber) Pungli mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi sosial masyarakat yang ada di Kabupaten Melawi. Satu diantaranya LSM Nusantara Corruption Watch (NCW) Provinsi Kalbar. <p style="text-align: justify;">Ketua Dewan Pimpinan Wilayah NCW Kalbar, Suwardi, sebagai bagian dari lembaga yang peduli terhadap pemberantasan korupsi, pihaknya sangat mendukung terbentuknya tim Saber Pungli tersebut.  <br /><br />“Kami mengapresiasi  bupati Melawi yang telah berkomitmen akan membentuk tim Saber Pungli di Kabupaten Melawi,” ungkapnya, pada media ini Kamis (4/1/2017).<br /><br />Lanjut Suwardi, dengan terbentuknya tim Saber Pungli di Kabupaten Melawi nanti, dia berharap agar tim tersebut dapat bekerja secara maksimal sesuai dengan tupoksinya sebagai lembaga yang telah dipercaya oleh pemerintah untuk memberantas Pungli di Melawi. <br /><br />“Harapan kami sesuai dengan namanya, tim Saber Pungli  tidak pandang bulu dalam memberantas Pungli di Melawi,” ujarnya.<br />&lt;br />Suwardi yang akrab disapa Jandam ini menegaskan, kalau tim Saber Pungli sudah jalan, siapapun orangnya kalau sudah melakukan kegiatan yang masuk kategori Pungli, semuanya harus diberantas, tanpa harus memandang pangkat dan jabatan seseorang. <br /><br />“Karena Pungli sangat meresahkan masyarakat dan menghambat pembangunan yang pada hakekatnya memberantas Pungli berarti turun membangun Melawi,” ucapnya.<br /><br />Selain itu, Suwardi juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat Melawi agar tidak segan-segan memberikan laporan kepada Tim Saber Pungli apabila ada yang menjadi korban Pungli. Masyarakat jangan menutup-nutupi kegiatan seperti itu. <br /><br />“Bagaimanapun dukungan dan peran serta masyarakat dalam memberantas Pungli sangat dibutuhkan,” ujarnya.<br /> <br />Dia juga menyarankan, kalau bisa dalam Tim Saber Pungli tersebut juga melibatkan perwakilan dari masyarakat, agar antara masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum bisa saling bersinergi dalam membetantas Pungli tersebut. (KN)</p>