Home / Tak Berkategori

Masyarakat Kotim Keluhkan Makin Seringnya Pemadaman Listrik

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2014 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengeluhkan makin seringnya pemadaman listrik karena sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. <p style="text-align: justify;">"Pemadamannya tidak beraturan dan tanpa pemberitahuan. Kadang siang padam, malamnya padam lagi. Akhirnya masyarakat dirugikan karena aktivitas menjadi sangat terganggu," kata Heriyanto, warga Jalan Tjilik Riwut Sampit, Kamis.<br /><br />Beberapa pekan terakhir, pemadaman listrik makin sering dilakukan PLN. Waktu pemadaman tidak beraturan, baik siang maupun malam. Bahkan dalam satu hari bisa terjadi beberapa kali pemadaman listrik.<br /><br />Pada siang hari, pemadaman listrik dirasa sangat mengganggu karena masyarakat tidak bisa melakukan aktivitas yang menggunakan peralatan elektronik karena tidak ada pasokan listrik. Tidak hanya karyawan kantor, pelaku usaha seperti penjahit, pemilik warung internet atau game online dan usaha lainnya juga terganggu.<br /><br />Sementara itu pemadaman pada malam hari juga sama dikeluhkan. Sebab masyarakat menjadi tidak nyaman tanpa penerangan yang normal tanpa ada pasokan listrik, terlebih pemadaman terkadang sampai tengah malam. Seperti pada Selasa malam, pemadaman listrik di kawasan Baamang sampai pukul 22:30 WIB.<br /><br />"Kasihan yang punya anak kecil karena pasti rewel karena kepanasan kalau listrik padam. Kita pasti berharap PLN mengupayakan agar tidak terjadi pemadaman. Kalau terpaksa dipadamkan pun, jangan sampai terlalu lama di satu lokasi," harap Rahmat, warga Jalan Juanda.<br /><br />Manajemen PT PLN Ranting Sampit belum memberikan keterangan terkait makin seringnya pemadaman listrik ini. Namun menurut informasi, pemadaman terpaksa dilakukan karena salah satu pembangkit listrik di Asam-asam Kalimantan Selatan, sedang mengalami gangguan.<br /><br />Seperti diketahui, kelistrikan di Kotim sudah masuk dalam interkoneksi jaringan listrik Kalselteng (Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah). Akibatnya, jika pembangkit di jaringan ini terganggu, maka semua kawasan yang dialiri bisa terkena "jatah" pemadaman jika pembangkit yang ada tidak mampu mencukupi pasokan saat beban puncak. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gubernur Kalbar Dukung 1.000 Persen Perjuangan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya
Masyarakat Kawasan Timur Kalbar Harap Presiden Buka Moratorium Terbatas Bagi Kalbar
Milton Crosby Beberkan Jalan Panjang Usulan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya
Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025
Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025
Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara
Pemkab Malinau Gelar Safari Natal
Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:52 WIB

Gubernur Kalbar Dukung 1.000 Persen Perjuangan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:48 WIB

Masyarakat Kawasan Timur Kalbar Harap Presiden Buka Moratorium Terbatas Bagi Kalbar

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:46 WIB

Milton Crosby Beberkan Jalan Panjang Usulan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:08 WIB

Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:13 WIB

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025

Berita Terbaru