Masyarakat Perbatasan Tuntut Pembangunan

oleh

Daerah perbatasan tak luput dari namanya persoalann, baik yang muncul dari dalam maupun dari luar. <p style="text-align: justify;">Masalah yang muncul dari luar lebih serius karena bersinggungan langsung dengan negara lain yang notabene merupakan negara tetangga.<br /><br />Kini contoh paling sering muncul adalah sengketa tapal batas. Seharusnya, masalah-masalah di perbatasan yang sering muncul menjadi pelajaran bagi pemerintah pusat. <br /><br />Pemerintah harus memberikan perhatian lebih terhadap wilayah perbatasan. Artinya, Untuk  faktor utama pembangunan daerah perbatasan adalah pendekatan kesejahteraan. Masalah kesejahteraan tidak terlepas dari pembangunan ekonom.<br /><br />Daerah perbatasan perlu dibangun sarana dan prasarana yang menunjang perekonomian bahkan kalau perlu sebaiknya pembangunan pemerintahan di pusatkan di perbatasan, untuk mempermudah dan mengontrol wilayah NKRI, demikian di ungkapkan Andreas Pemuda perbatasan pada media ini Selasa (25/08/2014).<br /><br />lebih lanjut menurut Andreas, untuk  mengatasi daerah perbatasan pemerintah harus punya konsep yang jelas dan terintegral setiap aspek, jadi tidak hanya dengan pendekatan keamanan saja, konsepnya harus menghilangkan pandangan bahwa daerah perbatasan adalah tertinggal atau daerah belakang. <br /><br />Oleh sebab itu kami masyarakat perbatasan minta di perhatikan oleh pemerintah, baik ini di bidang infrastruktur maupun di bidang lainnya, karena kami juga merupakan bagian dari NKRI juga, ungkap Andreas. <strong>(kn)</strong></p>