Masyarakat Transmigrasi Harapkan Pembenahan Infrastruktur

oleh

Kepala Desa Radak Dua, Kecamatan Terentang, Subandrio mengharapkan pemerintah Kubu Raya bersama Kementerian Transmigrasi membangun infrastruktur jalan yang ada di desanya. <p style="text-align: justify;">"Sejak tahun 1986 lalu, desa ini menjadi kawasan transmigrasi, termasuk saya merupakan angkatan transmigrasi pertama. Namun, sayangnya sampai saat ini kondisi jalan yang ada di desa kami masih sangat minim," katanya di Terentang, Selasa.<br /><br />Subandrio menuturkan jalan yang ada di desanya hanya memiliki lebar satu meter. Sementara itu masih banyak kawasan transmigrasi yang belum memiliki jalan yang memadai.<br /><br />Padahal selama ini daerah tersebut menjadi kawasan transmigrasi yang cukup berpotensi sehingga setiap beberapa periode selalu ada masyarakat transmigrasi baru yang datang ke sana.<br /><br />"Namun sayangnya infrastruktur di sini kurang mendapat perhatian. Padahal seharusnya, kondisi jalan di desa kami bisa ditingkatkan seiring semakin banyaknya masyarakat transmigrasi yang masuk ke sini," tuturnya.<br /><br />Subandrio mengatakan, berdasarkan data kependudukan yang ada di desanya, hingga bulan Juni 2010 sebanyak 3.108 jiwa, dimana 90 persen merupakan warga transmigrasi.<br /><br />Berdasarkan informasi yang dia dapat dari Dinsosnakertrans Kubu Raya, akhir 2011 ini desa tersebut akan kembali kedatangan warga transmigrasi baru.<br /><br />"Namun untuk jumlahnya kita masih belum tahu pasti. Yang jelas, dengan masuknya warga transmigrasi baru di desa kami, otomatis warga transmigrasi akan semakin besar jumlahnya, dan kita berharap terjadi peningkatan sarana infrastruktur di desa kami," katanya.<br /><br />Subandrio mengatakan, pentingnya pembangunan sarana infrastruktur di desa yang dipimpinnya meningkat waktu dan jarak tempuh yang dibutuhkan untuk mencapai desanya cukup jauh dari ibu kota Kubu Raya.<br /><br />Selama ini masyarakat membawa hasil bumi untuk di jual ke Kecamatan Sungai Raya dan Kota Pontianak harus melalui jalur air yang membutuhkan waktu cukup lama. Jika menggunakan kelotok dari Kecamatan Sungai Raya menuju terentang membutuhkan waktu hingga lima jam.<br /><br />Sedangkan jika menggunakan speedboat dapat ditempuh dengan waktu 1,5 jam. Beruntung saat ini jalur darat untuk menuju ke Kecamatan Rasau Jaya sudah dibuka, sehingga masyarakat hanya memerlukan waktu satu jam untuk menuju ke kecamatan terdekat dengan Ibu Kota Kubu Raya itu.<br /><br />Namun demikian, kondisi jalannya saat ini, masih belum memadai, karena hanya jalan setapak dan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.<br /><br />"Kita harapkan pembangunan jalannya bisa dibangun secepatnya, agar tingkat perekonomian masyarakat bisa lebih meningkat karena akses transportasi bisa dijangkau dengan mudah," kata Subandrio.<strong> (das/ant)</strong></p>