Media Diharapkan Beri Pesan Positif Pemilu

oleh

Wakil Ketua Pansus RUU Penyelenggaran Pemilu Yandri Susanto mengatakan arti penting media dalam penyelenggaraan Pemilu. Oleh karenanya diharapkan media mampu memberikan nilai positif bagi penyelenggaraan pemilu 2019. Hal itu diungkapkan saat media visit ke JPNN Group, Jakarta Selatan pada Senin, (23/01/2017) <p style="text-align: justify;"><br />"Ya kita ditugaskan pansus pemilu untuk melakukan kunjungan lapangan ke media, kali ini kita ke JPNN Group, sebagaimana diketahui kita sedang membahas  RUU Pemilu ," ujar Yandri.<br /><br />Dalam penyelenggaraan Pemilu, Media memiliki peran yang signifikan dalam membentuk opini publik, sehingga media yang memiliki peran penting sudah selayaknya diatur dalam RUU Pemilu.<br /><br />"Kita dalam pembahasan RUU Pemilu mengundang banyak pihak yang terlibat langsung dalam pemilu. Yang tidak kalah penting adalah media, karena media cukup memilih pengaruh bagi masyarakat. Apalagi pilpres dan pileg akan berlangsung bersamaan," jelas Yandri.<br /><br />Ia pun tidak menampik adanya media yang berperan sebagai partisan. Hal demikian juga menjadi sorotan Pansus Pemilu, ia pun berharap media mampu bertindak sebagai pencerah atau memberikan pesan positif dalam penyelenggaraan Pemilu.<br /><br />"Yang penting lagi adalah masalah Pemberitaan. Kalau diluar itu sekarang ada media yang cenderung partisan dan independen. Oleh karenanya kita ingin media berfungsi sebagai pencerah. Atau kelompok yg memiliki nilai positif dalam pemilu," tutur Yandri.<br /><br />Dalam kesempatan tersebut, Yandri juga memaparkan bahwa dalam RUU Pemilu akan membahas beberapa poin terkait media seperti pengaturan soal iklan kampanye serta durasi iklan serta tidak ada media yang memonopoli berita. <br /><br />Dengan adanya aturan yang tertuang dalam RUU Pemilu, Yandri berharap media mampu bertindak secara fair dan memberitakan se-obyektif mungkin sehingga Pemilu dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas <br /><br />"Kita ingin pesta demokrasi berjalan fair dan media diharapkan mampu menghasilkan opini se-objektif mungkin. Itu yang kami harapkan dari kunjungan ini," jelas Yandri. <br /><br />Dalam media visit ke JPNN Group ini juga dihadiri oleh Ahmad Zakky Siradj (F-Golkar), Viva Yoga Mauladi (F-PAN) dan Al Muzammil Yusuf (F-PKS). Sebagaimana diketahui, DPR sedang menyelesaikan RUU Penyelenggaran Pemilu. RUU yang dibahas di Pansus ini ditargetkan dapat selesai pada bulan April 2017. (hs)<br /><br /><br />Sumber: http://www.dpr.go.id</p>