Melalui Pramuka, Generasi Muda Harus Berkualitas

oleh

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Melawi, Abang Tajudin, memiliki obsesi membentuk generasi muda yang berkulitas khusus untuk anggota pramuka yang ada di Melawi. <p style="text-align: justify;">“Kita akan terus meningkatkan kualitas generasi muda dengan berbagai kegiatan pramuka dari tingkat atas hingga tingkat bawah. Sehingga melalui generasi muda ini, masa depan bangsa khususnya daerah Melawi bisa semakin maju,” ungkap Tajudian.<br /><br />Lantas dijelasknnya, generasi muda diharapkan menjadi sumber daya manusia (SDM) Melawi yang berkualitas, berbudi pekerti luhur dan kwalitas. Tidak terbatas pada bidang penguasaan disiplin ilmu tertentu saja, tetapi begitu luas aspeknya. Di samping menjadi kaum intelektual, dapat pula beradaptasi dengan kehidupan masyarakat lingkungan mengabdi kepada masayarakat sesuai dengan kemampuan yang di miliki.<br /><br />Lebih jauh ulas Tajudin, Pemerintah senantiasa berupaya meningkatkan SDM yang berkwalitas, sasaran pembangunan ini pada kenyataannya lebih di prioritaskan kepada kalangan generasi muda. Di samping pendidikan formal, pemerintah juga melahirkan program-program dalam rangka memotivasi generasi muda untuk hidup berkwalitas. <br /><br />Sehingga kelak dapat menjadi motor penggerak memajukan kehidupan masyarakatnya, di samping itu mereka yang di harapkan dapat hidup mandiri, penuh kreativitas, berkemampuan beradaptasi dengan kemajuan jaman dan menjadi menusia yang agamis.<br /><br />Kendati demikian, generasi muda di samping mengikuti pendidikan formal, mereka juga memasuki organisasi yang menjadi wadah berkreativitas sekaligus menimba pengetahuan yang bermanfaat, di terapkan dalam kehidupan masa kini dan mendatang. <br /><br />Sekian banyak organisasi yang diikuti, salah satunya adalah Pramuka. Oragnisasi Pramuka ini memberi kontribusi pada Pemkab Melawi untuk melahirkan generasi muda  yang berkualitas dimasa yang akan dating Oraganisasi Pramuka dan aktivitasnya cukup berkembang di Melawi.<br /><br />“Artinya organisasi ini tetap bertahan dan menjalankan program kerjanya sesuai dengan mekanisme dan system yang di berlaku,”paparnya.<br /><br />Namun kata Tajudin, aktivitas Pramuka terkesan hidup dan berkembang di perkotaan, sedangkan di pedesaan kalaupun ada terlaksana tetapi tidak semarak seperti halnya di perkotaan. Untuk itu, aktivitas kepramukaan di pedesaan harus seimbang seperti yang di lakukan di perkotaan, hal ini penting artinya agar tujuan pembinaan generasi muda oleh organisasi pramuka berlangsung merata dan benar-benar di rasakan generasi muda di pedesaan. Generasi muda ini perlu mendapat perhatian, karena mereka adalah asset SDM daerah yang memiliki potensi.<br /><br />Organisasi Pramuka sudah barang tentu melakukan pendekatan terhadap masyarakat lingkungannya, tetapi ha ini di harapkan lebih di tingkatkan frekwinsinya dan di jadikan program kerja yang nyata, sehingga organisasi ini melembaga dan benar-benar di rasakan keberadaannya oleh masyarakat. <br /><br />Masyarakat merupakan wadah bagi organisasi Pramuka mengimplementasikan kegiatan yang berdampak positip buat keberadaan organisasi sendiri dan kehidupan  masyarakat. Hal ini penting artinya agar pembinaan  yang lakukan organisasi Pramuka lebih luas cakupannya. <br /><br />Menurut Tajudin, paradigma lama harus dikembangkan dengan cara penerapan pola-pola baru agar organisasi Pramuka melembaga dalam kehidupan masyarakat, melalui hal ini banyak peluang dapat di manfaatkan sehingga keberadaan Pramuka mempunyai arti bagi masyarakat.<br /> <br />“Hal lain yang penting adalah mendapat perhatian serta Pramuka di pedesaan tumbuh dan berkembang agar pembinaan yang di lakukan terhadap generasi muda merata. Tanggungjawab moral ini harus di wujud nyatakan dalam rangka membangun generasi muda di pedesaan, kelompok kerja yang terkait di fungsikan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (KN)</p>