Menhut-Rektor UMP Bahas Maksimalisasi Hutan Sosial

oleh

Menteri Kehutanan Ir Zulkifli Hasan dan Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP) Drs H Bulkani MPd melakukan pertemuan sebagai langkah awal bagi penyiapan konsep maksimalisasi hutan sosial. <p style="text-align: justify;">"Kemaren (Rabu,31/10) Saya bertemu Pak Zulkifli Hasan di ruang kerja Menhut di Jakarta, selanjutnya dalam waktu dekat Menhut akan datang ke kampus UMP di Palangka Raya," kata Rektor UMP Bulkani kepada wartawan sesaat mendarat di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Rektor UMP menawarkan konsep kampus hijau serta pemanfaatan dan pelestarian hutan dengan memaksimalkan fungsi sosial.<br /><br />Diskusi konsep maksimalisasi pengusahaan dan pelestarian hutan sosial itu akan dijadikan model dan diterapkan di empat kabupaten/kota di Provinsi Kalteng yang terdapat kampus UMP, yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kapuas, dan Kabupaten Pulang Pisau.<br /><br />Saat berdiskusi dengan Menhut di Gedung Manggala Wana Bakti Kemenhut di Jakarta, Rektor UMP didampingi Pembantu Rektor II H.M. Yusuf SSos, MAP dan Dekan FISIP UMP H.M.Riban Satia, S.Sos, MSi. Yusuf Kandidat Doktor Administrasi Publik Unpad Bandung dan Riban Kandidat Doktor Kebijakan Publik UGM Yogyakarta.<br /><br />Menhut Zulkufli Hasan merespon konsep maksimalisasi hutan sosial baik dari aspek pemanfaatan dan pelestarian dengan bertumpu pada kekuatan karakter masyarakat sekitar hutan.<br /><br />Pemanfaatan hutan dan juga aspek pelestarian selama ini terkesan terpisah dan jauh dari suasana kehidupan masyarakat sekitar. "Jangan lagi terjadi masyarakat menjadi asing dan ada jarak dengan hutan," ucap Bulkani yang juga Ketua Badan Amil Zakat Daerah (Basda) Provinsi Kalteng.<br /><br />Rasa memiliki hutan oleh masyarakat cukup penting untuk diterapkan di Kalimantan Tengah pada umumnya, mengingat saat ini hampir sebagian besar hutan di kawasan itu sudah menjadi lahan perkebunan dan pertambangan.<br /><br />"Sehingga masyarakat perlu diberikan pemahaman mereka jangan hanya sebagai penonton, namun juga harus merasakan dampak langsung," katanya.<br /><br />UMP Palangka Raya yang sudah berusia seperempat abad memiliki 11 program studi dan enam fakultas dengan jumlah mahasiswa aktif 3.500 orang, termasuk Fakultas Pertanian dan Kehutanan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>