Menhut Siap Lepas Kawasan Hutan Cagar Alam

oleh
oleh

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan siap melepaskan kawasan hutan cagar alam untuk lokasi jembatan Tanjung Ayun-Tarjun di Kotabaru, Kalimantan Selatan, apabila semua lembaga terkait sudah menyetujuinya demi kepentingan masyarakat. <p style="text-align: justify;">Menhut di Kotabaru, Rabu, mengaku telah menerima permohonan pelepasan kawasan cagar alam dari Bupati Kotabaru untuk pembangunan jembatan Tanjung Ayun-Tarjun.<br /><br />"Nanti akan dilihat kajian analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan kajian lingkungannya. Jika memang memungkinkan, tidak masalah," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan, apabila rencana itu setelah dilakukan kajian sudah disetujui oleh instansi terkait, Menteri Kehutanan tidak dalam posisi menolak atau menerima, karena proses pelepasan cagar alam itu sudah ada tata caranya.<br /><br />"Bupati silakan ajukan saja. Selanjutnya tim terpadu akan menilai apakah mendapat restu atau tidak," katanya.<br /><br />Menurut Menhut, kalau DPR setuju, dan kajian Amdal juga disetujui, tidak ada masalah lagi. "Apabila dalam kajian tersebut semua setuju, izin pelepasan juga akan keluar," katanya.<br /><br />Ketika ditanya berapa lama proses kajian tersebut, Menhut mengatakan prosesnya tidak akan lama.<br /><br />Pemkab Kotabaru berencana menyatukan daratan Kalimantan dan Pulau Laut dengan jembatan sepanjang 3,5 kilometer di Tanjung Ayun-Tarjun.<br /><br />Pembangunan jembatan tersebut tidak menggunakan dana APBD, atau APBN, tetapi dari konsorsium perusahaan bijih besi PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) sekitar Rp1 triliun dengan cara hibah.<br /><br />Sebelum jembatan dibangun, lokasi rencana jembatan harus diubah statusnya dari kawasan hutan cagar alam. <strong>(phs/Ant)</strong></p>