Home / Tak Berkategori

Menteri Kehutanan Tinjau Lokasi Jembatan Tanjung Ayun-Tarjun

- Jurnalis

Selasa, 29 November 2011 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan direncanakan mengunjungi Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu, untuk meninjau calon lokasi pembangunan jembatan Tanjung Ayun-Tarjun sepanjang 3,5 kilometer yang menghubungkan daratan Kalimantan dengan Pulau Laut. <p style="text-align: justify;">Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani di Kotabaru, Selasa, mengatakan, rencananya Menteri Kehutanan akan melakukan kunjungan kerja ke Kotabaru pada 7 Desember 2011.<br /><br />"Informasi yang kami terima, di Kotabaru nanti Menteri Kehutanan hanya tiga jam, setelah itu kembali ke Jakarta. Oleh karena itu, kesempatan itu harus benar-benar dimanfaatkan maksimal," katanya.<br /><br />Kegiatan Menhut Zulkiufli Hasan di antaranya menanam bibit pohon meranti putih di Sebelimbingan, Pulau Laut Utara, pengembangan kawasan hutan di Gunung Bahalang untuk mendukung bendungan yang akan dibangun pemerintah daerah dengan dana sekitar Rp6,5 miliar.<br /><br />"Sedangkan acara pokoknya meninjau calon lokasi pembangunan jembatan Tanjung Ayun-Tarjun yang kini masih berada dalam kawasan hutan cagar alam," kata dia.<br /><br />Menurut Bupati Irhami Ridjani, Menteri Kehutanan sudah memberikan "lampu hijau" untuk pelepasan sebagian lahan di kawasan cagar alam itu untuk pembangunan jembatan tersebut.<br /><br />Hanya saja, menurut dia, Menteri Kehutanan perlu terlebih dulu meninjau langsung ke lapangan. "Setelah Menteri Kehutanan melihat langsung kondisi di lapangan, akan dijadikan bahan pertimbangan tim," katanya.<br /><br />Bupati Irhami berharap apabila semuanya sudah tuntas, pembangunan jembatan Tanjung Ayun-Tarjun dapat dimulai pada 2012.<br /><br />"Sebelum masa jabatan bupati sekarang habis pada 2015, jembatan tersebut sudah dibangun," katanya.<br /><br />Sementara itu, jembatan Tanjung Ayun-Tarjun akan dibangun oleh PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) dengan dana antara Rp750 miliar hingga Rp1 triliun, dengan cara hibah.<br /><br />Dana tersebut sebagai konpensasi atas diberikannya izin pembangunan industri baja, pembangkit listrik, serta yang lainnya di Kotabaru. <strong&gt;(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Berita Terbaru