Menyikapi Isu SMS Yang Meresahkan Masyarakat, Muspida Plus Gelar Rakor

oleh

Maraknya isu SMS yang meresahkan masyarakat khususnya Kabupaten Sintang Membuat Muspida Plus mengelar rapat koordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat Kabupaten Sintang , kegiataan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Balai Praja, Kamis (10/03/2011) siang. <p style="text-align: justify;">Dalam pertemuan tersebut langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Sintang, Drs. Ingnatius Juan, MM.<br />Dalam sambutan singkatnya, ia mengatakan maraknya isu SMS yang menakut-nakuti masyarakat bukan kali ini saja namun menurutnya, isu seperti mencari kepala atau organ tubuh seringkali terjadi ketika ingin membangun jembatan maupun ada kegiatan  yang lainnya. Namun kali ini memang sangat santer di bicarakan oleh masyarakat dan ini semua di akibatkan oleh kemajuan jaman karena sekarang jamannya serba digital dan serba canggih jelasnya.</p> <p style="text-align: justify;"><br />Jadi dengan adanya pertemuan ini, kita mengharapkan kepada tokoh-tokoh masyarakat dapat menyampaikan isi SMS tersebut tidak benar, SMS tersebut dilakukan oleh orang-orang yang ingin mengacaukan perekonomian kita yang sedang baik saat ini, namun demikian masyarakat juga harus waspada demi keamanan kita masing-masing, ungkapnya.<br />Sementara Kapolres Sintang Drs. Firly R. Samosir saat di wawancara sejumlah wartawan selesai mengikuti kegiatan tersebut mengatakan, pikah dari Polres Sintang telah melaksanakan sosialisasi ke setiap Polsek-Polsek di bawah naungan Polres Sintang, namun dari 14 Polsek yang ada di Kabupaten Sintang baru 6 Polsek  yang sudah kita sampaikan terkait dengan isu SMS yang meresahkan masyarakat, jelasnya.</p> <p style="text-align: justify;"><br />Untuk 8 Polsek lagi, hari ini  kita terjunkan Kabag Ops maupun Perwira lainnya ke Polsek-Polsek maupun masyarakat yang ingin minta penjelasan terkait isu tersebut, ungkapnya.<strong>(*)</strong></p>