"Meriam Karbit" Ikut Meriahkan Hut Ke-240 Pontianak

oleh

"Meriam Karbit" ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-240 Kota Pontianak ke 240 di Taman Alun Kapuas, Minggu. <p style="text-align: justify;">Wali Kota Pontianak Sutarmidji yang hadir untuk membuka lomba "Meriam Karbit" tersebut mengungkapkan, akan mengagendakan kegiatan serupa pada waktu akan datang.<br /><br />"Mudah-mudahan kegiatan itu dapat dilestarikan dan menjadi ikon Pontianak selain Tugu Khatulistiwa. Festival itu pula akan terus dilakukan, diselaraskan dengan kegiatan lain," tegasnya.<br /><br />Ratusan masyarakat berkumpul, untuk menyaksikan festival yang baru pertama kali diselenggarakan di luar Hari Raya Idul Fitri itu.<br /><br />"Biasanya saya menyulut meriam karbit hanya pada saat malam takbiran Idul Fitri saja, sekarang saya diminta menyulut. Kalau malam lebaran biasakan meriamnya sedikit. Ini banyak, takut juga dengar suaranya," ungkap Sutarmidji.<br /><br />Dengan dentuman yang keluar pada Meriam Karbit pertama tersebut, pertanda festival dalam rangka HUT ke-240 Kota Pontianak itu resmi dibuka.<br /><br />Ketua Forum Meriam Karbit Kota Pontianak, Saiful Azhar mengatakan, festival meriam karbit sangat bagus untuk melestarikan tradisi.<br /><br />Intensitas bermain meriam otomatis bertambah dengan penyaluran yang benar. Karena selama ini hanya pada malam Idul Fitri.<br /><br />"Kegiatan itu merupakan gebrakan bagus. Bukan meriamnya yang menjadi patokan, tetapi bagaimana menguji kemampuan peserta memainkan meriam orang lain," jelas Saiful.<br /><br />Di Kota Pontianak anggota forum meriam karbit berjumlah 50 kelompok. Tersebar di Pontianak Timur, sebagian Pontianak Selatan dan tenggara. Semuanya di pinggir sungai.<br /><br />"Hanya saja tidak semua ikut, banyak yang tidak sempat," ungkap Saiful.<br /><br />Ketua DPRD Kota Pontianak, Hartono Azas berkomitmen membuat kegiatan itu berkesinambungan. Dia berjanji ikut memperjuangkan pendanaan festival meriam karbit sebagai bagian memeriahkan HUT Pontianak.<br /><br />"Legislatif sangat mendukung kegiatan seperti itu. Tahun depan kami bantu penganggarannya, tergantung juga jumlah pengajuan dari eksekutif," katanya.<br /><br />Pemerintah Kota Pontianak dalam memperingati hari jadi kota itu juga akan mencanangkan kawasan Jalan Gajah Mada atau Pecinan sebagai "Coffee Street", yakni kawasan kuliner yang menyuguhkan aneka minuman kopi hangat. Selain itu juga menggelar beberapa kegiatan diantaranya Pameran Pontianak Fair, sepeda santai, lomba sampan, iring-iringan pengantin dan lain sebagainya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>