Meskipun pelaksanaan pemilukada Gubernur Kalimantan Barat masih tahun depan, namun gonjang-ganjing siapa yang akan tampil sebagai kontestan selain calon incumbent sudah santer disebut-sebut khalayak. Salah satunya adalah Bupati Sintang Drs.Milton Crosby, M.Si. <p style="text-align: justify;">Kiprah Kepala Daerah yang gemar melantunkan lagu “Hujan Dimalam Minggu” ini memang patut diperhitungkan dipeta perpolitikan Kalimantan Barat. Apalagi hingga saat ini, Milton Crosby masih dipercayakan para Bupati di timur Kalimantan Barat untuk menangani terwujudnya Provinsi Kapuas Raya, sebagai ko-ordinatornya.<br /><br />Milton Crosby juga termasuk yang terbuka mengkritisi kesenjangan pembangunan di wilayah timur Kalimantan Barat. Berbagai penghargaan dari pemerintah pusat berhasil di raih Sintang selama kepemimpinan Milton Crosby yang sudah masuk periode kedua atau terakhir selaku Bupati.<br /><br />Sikap kritisnya terhadap kesenjangan pembangunan di timur Kalbar inilah yang terkadang menjadikan hubungan antara dirinya dengan Gubernur terkadang “redup-terang” atau “pasang-surut air”, meskipun pada pemilukada lalu dirinya juga di nahkodai perahu PDI-Perjuangan Kalbar pimpinan Cornelis.<br /><br />Ketika rumour dari arus bawah yang menyebutkan dirinya pantas untuk memimpin Kalimantan Barat pada pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur, Milton belum mau berkomentar mengenai hal tersebut, meskipun dirinya mengakui banyak tokoh masyarakat di Kalimantan Barat yang menyuarakan hal tersebut.<br /><br />“Sebenarnya bukan hanya tokoh masyarakat ditimur kalbar saja yang seperti itu, tapi diseluruh kalbar telah bertemu dan menyampaikan agar saya ikut mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Barat pada pemilukada nanti,” ungkap Milton kepada para wartawan, Senin (11/04/2011)<br /><br />Menurutnya, permintaan tersebut merupakan hal yang wajar dari masyarakat dalam alam demokrasi saat ini. Namun demikian, dirinya belum memberikan jawaban “ya atau tidak” terhadap permintaan tersebut, karena ada hal yang masih sangat penting untuk dilakukan untuk terwujudnya Provinsi Kapuas Raya-Rumah Sakit Rujukan- dan Bandara Tebelian, termasuk juga infrastruktur jalan diperbatasan.<br /><br />“I have a dream. Itulah impian saya agar semua rencana yang sudah didepan mata itu dapat terealisasi untuk kesejahteraan masyarakat ditimur Kalimantan Barat ini,” tandasnya.<br /><br />Akan tetapi dirinya mengungkapkan dalam bahasa politis bisa saja aspirasi arus bawah tersebut benar-benar terjadi jika arah politik berubah.<br /><br />“Saya sementara ini tidak ada jawaban, namun bila kedepan terjadi perubahan politik, itu lain lagi. Tapi seperti yang saya katakana, itu bukan target utama saya, karena ada pekerjaan besar yang harus diwujudkan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>














