Home / Tak Berkategori

Milton: Penambang Pasir di Minta Gunakan Ponton

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2013 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sintang, Drs Milton Crosby, M.Si mengingatkan kepada para penambang pasir supaya menggunakan ponton saat mengeruk pasir di dasar sungai. Penggunaan ponton penting agar tidak terjadi abrasi di bantaran sungai. <p style="text-align: justify;">"Sedapat mungkin pasir dikumpulkan di satu tempat. Jadi, wilayah pengumpulan pasir bisa lebih fokus," harap Milton, Kamis (5/12/2013).<br /><br />Diakui Milton sampai saat ini penampungan pasir masih tersebar dibeberapa tempat. Bahkan ia tidak menampik masih ada penambang pasir "nakal" yang tidak menggunakan ponton.<br />"Padahal dari dulu sudah kita minta mereka (para penambang pasir) untuk menggunakan ponton, tapi tetap saja masih ada yang membandel," keluhnya.<br /><br />Ia mengaku serba salah untuk menertibkan para penambang pasir agar sama-sama menggunakan ponton saat mengeruk pasir di dasar sungai. Aturan dan aspek sosial masih diperhitungkan secara matang.<br /><br />"Serba susah. Mereka selalu berpikir untung, sementara dampak dari hal itu kurang diperhatikan. Kita kasi toleransi dulu, tapi secara perlahan kita benahi," ucapnya.<br /><br />Maraknya penambangan pasir menurut Milton karena dampak dari pesatnya pembangunan di Sintang. Banyak bangunan berdiri, dan memerlukan pasir dalam jumlah banyak.<br /><br />"Setiap tahun ada proyek pembangunan besar yang kita lakukan, dan itu memerlukan material seperti galian C, dalam hal ini pasir. Contohnya, pembangunan Tebelian Airport," kata Milton.<br /><br />Meski demikian ia berharap para penambang pasir tidak mengkesampingkan lingkungan. Pengaturan penggunaan ponton saat mengeruk pasir di dasar sungai dilakukan agar tidak terjadi abrasi atau longsor di bantaran sungai.</p> <p style="text-align: justify;"><br />Alasan ini cukup mendasar. Karena, sebelumnya pernah terjadi abrasi di bantaran sungai yang mengakibatkan jalan terputus. Abrasi itu diduga karena pengerukan pasir terlalu dekat ke pinggir sungai. <strong>(das/Th)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah
Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah
 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII
Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk
Pemprov dan UBT Bahas Peluang Kuliah bagi Anak Daerah Kaltara
Bahas Tapal Batas Bupati Berau Ketemu Bupati Kutai Timur
Wakil Bupati Sintang Dampingi Tim Wasev Sterad Tinjau TMMD ke-127 di Kapuas Kanan Hilir

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:45 WIB

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:26 WIB

Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:20 WIB

Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:38 WIB

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:54 WIB

Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk

Berita Terbaru

Eksekutif

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Mar 2026 - 22:38 WIB