Milton: Seluruh Jajaran Dinkes Harus Merapatkan Barisan

oleh

Untuk mencapai tujuan dari Milenium Development Goals, serta terjadinya kasus hepatitis A di Kabupaten Sintang. <p style="text-align: justify;">Seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang baik yang berada di perkotaan sampai pedalaman untuk merapatkan barisan, bekerja keras dan bekerja iklas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.<br /><br />Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si saat membuka rapat kerjas jajaran dinas kesehatan dalam rangka percepatan pencapaian tujuan MDGs melalui peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan di Aula CU Keling Kumang  Senin, (22/04/ 2013). <br /><br />“saya juga minta camat, kepala puskesmas dan tenaga kesehatan harus kompak dan selalu bekerjasama serta bisa ikut mengawasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jaga daerah masing-masing dari gangguan kesehatan masyarakatnya, jika ada kasus segera laporkan dan tangani dengan baik. Catat dan data informasi tentang kesehatan di wilayah masing-masing” pinta Bupati Sintang. <br /><br />“Pemkab Sintang juga akan terus meningkatkan jumlah dan teknologi peralatan kesehatan yang ada. Ini semua untuk memperbiki mutu layanan kesehatan kepada masyarakat dalam rangka memperbaiki IPM Kabupaten Sintang dan Propinsi Kalimantan Barat” jelas Bupati Sintang.<br /><br />Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Marcus Gatot Budi P, M. Kes menjelaskan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras meningkatkan kemampuan dan kemuan untuk sehat sehingga masyarakat bisa produktif. <br /><br /> “Dari 8 tujuan DGs, 4 diantaranya dibebankan kepada Dinas Kesehatan yakni Menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, Menurunkan angka kematian anak, Meningkatkan kesehatan ibu,  dan Memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya” jelas Marcus.<br /><br />“kita sudah berhasil menurunkan kematian bayi dari 87 kasus tahun 2010, menjadi 49 kasus di tahun 2012. Angka penderita TBC juga sudah berhasil kita turunkan. Kasus hepatitis A hingga pagi ini sudah mencapai 61 kasus dengan kecamatan Sintang tertinggi. Dari 61 tersebut, hanya 6 yang rawat inap, yang lainnya rawat jalan” tambah Marcus. <br /><br />Sementara ketua panitia drg. Ridwan Tony Pane menjelaskan rapat kerja dilaksanakan dalam rangka mencari solusi dan membuat rekomendasi guna mengatasi masalah kesehatan di kabupaten Sintang. <br /><br />“rapat kerja diikuti oleh camat, ketua TP PKK Kecamatan, kepala puskesmas, serta pejabat eselon di Dinas Kesehatan. Kegiatan selama dua hari ini akan kami isi dengan pemaparan dan diskusi. Pemateri akan diisi dari dinas kesehatan propinsi, konsultas WHO dan PT Askes” jelas Ridwan. <strong>(das/ss)</strong></p>