Hari Buruh Sedunia atau May Day hari ini menjadi momentum sangat penting bagi para pekerja untuk memperjuangkan nasibnya, menyampaikan aspirasinya scara terbuka, kritis dan santun. <p style="text-align: justify;">Hak-hak pekerja selama ini dianggap oleh sebagian besar dari mereka menikmati upah di bawah Upah Minimum Provinsi yang telah ditetapkan, sehingga ini menjadi suatu keprihatinan kita bersama dalam menuju masyarakat yang lebih sejahtera.<br /><br />Dengan kondisi ekonomi sekarang ini, misalnya berlaku harga kebutuhan pokok yang terus meningkat tidak sebanding dengan upah yang mereka terima.<br /><br />Sebagai contoh masih ada perusahaan dan bahkan pegawai honorer pemerintah daerah yang memberikan honor di bawah rp 800 ribu sebulan, bahkan ada penghasilan guru honorer di Gorontalo Rp 300 ribu dibagi 12 orang. Sangat menyedihkan.<br /><br />Pemerintah dan pengusaha diharapkan terus menerus membuka ruang terhadap peluang melakukan negosiasi dan tukar pikiran untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan yang dihadapi para buruh.<br /><br />Pemerintah Pusat maupun daerah harus membuat regulasi yang lebih baik kepada para pengusaha dan menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif dalam menarik investasi dari luar, sehingga tercipta lapangan kerja yang lebih banyak dan bisa memberikan kesejahteraan yang lebih baik.<br /><br />Semoga demonstrasi hari ini berjalan dengan tertib dan tidak anarkis, sehingga pesannya sampai pada tujuan yang diinginkan bersama.<br /><br />Jika tidak, maka dikhawatirkan tercipta kondisi yang tidak kondusif, sehingga investor asing akan hengkang dari Indonesia. Disamping dikhawatirkan akan terjadi inflasi yang lebih tinggi dan melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia.<br /><br />Iklim investasi di Indonesia saat ini sangat baik, dimana BKPM pernah merilis realisasi investasi pada Triwulan pertama tahun ini telah mencapai Rp 93 trilyun, sedangkan periode yang sama tahun lalu Rp 71 trilyun.<br /><br />Tuntutan buruh terutama pada peningkatan upah minimum, dan penolakan kenaikan harga BBM menjadi pesan sangat penting yang akan mereka sampaikan, disamping masalah keadilan dan masih kurangnya lapangan kerja.<br /><br />Semoga demonstrasi dan penyampaikan hak demokrasi buruh dalam berekspresi tidak terprovokasi dan berjalan dengan tertib, lancar dan tidak berpotensi anarkis. Sampaikan tuntutan dengan santun sesuai dengan budaya bangsa kita yang berkarakter adiluhung. Sekian komentar. <em><strong>(das/Alit/DS/AKS/rri)</strong></em></p>


















