Morkes : Kampanye Dialogis Mengenalkan Calon Lebih Dekat Ke Masyarakat

oleh

Calon Gubernur Kalimantan Barat no urut 3 yang diusung partai Golkar serta beberapa Partai Koalisi lainnya, Morkes Effendy melakukan kampanye dialogis yang mencontoh gaya kampanye calon gubernur DKI Jakarta dari PDI Perjuangan Joko Widodo-Basuki (Ahok), dengan terjun langsung ke masyarakat serta melakukan dialog. <p style="text-align: justify;">Metode tersebut, sementara dapat mengantarkan pasangan Jokowi – Ahok memenangkan pilgub DKI untuk putaran pertama. Keberhasilan tersebut, mengilhami Tim Kampanye MB untuk mencoba menerapkannya di Kalbar.<br /> <br /> Ditemui <a href="http://www.google.com/url?q=http%3A%2F%2Fkalimantan-news.com&sa=D&sntz=1&usg=AFQjCNF7ligCtTlYkI5J74NwkurostWxmQ" target="_blank">kalimantan-news.com</a>, disela kegiatannya di salah satu warung kopi dikawasan pasar inpres, sang calon gubernur Kalbar ini menyatakan cara yang dilakukannya dalam kampanye ini tidak lain agar masyarakat dapat mengenal calon secara utuh.<br /> <br /> "Kita harus jemput bola dan orang harus mengenal kita secara utuh. Cara kampanye konvensional harus kita tinggalkan. Dengan cara seperti ini, kita dapat langsung mendengar apa yang masyarakat keluhkan atas hasil pembangunan selama ini," kata Morkes, Senin (10/09/2012).<br /> <br /> Ditambahkan, dengan model kampanye dialogis ini, antara calon dengan masyarakat tidak ada pembedaan serta lebih terkesan familiar dan kesederhanaan.<br /> <br /> "Kesan yang timbulkan kesederhanaan dan bukan penghamburan uang yang mestinya tidak dipertontonkan ditengah kondisi masyarakat saat ini," katanya.<br /> <br /> Dari beberapa kali kampanye di Zona yang sudah dilakukan, metode kampanye yang dirinya lakukan bersama Tim Kampanye, diakuinya mampu direspon masyarakat dengan positif bahkan mendapatkan dukungan.<br /> <br /> "Rata-rata responnya positif dan mendapatkan dukungan. Karena kegiatan merekapun tidak terganggu bahkan mereka merasa dihormati dengan kedatangan kita," kata Morkes.<br /> <br /> Morkes mengungkapkan pula, selama menemui masyarakat langsung dan berdialog, banyak keluhan yang disampaikan terkait dengan infrastruktur dan juga soal PKR serta mengenai harga karet.<br /> <br /> "Misalnya harga karet yang semakin menurun. Itu yang sangat dikeluhkan masyarakat. Kita harus tahu siapa bos besarnya, dan untuk mengatur tataniaganya perlu duduk satu meja," tambahnya.<br /> <br /> Untuk itu, dirinya berjanji akan mewujudkan keinginan masyarakat tersebut, jika dalam pilkada tanggal 20 September nanti dapat dipercaya masyarakat dengan memenangkannya.<br /> <br /> "Insyaallah, jika dipercaya masyarakat, semua permasalahan tersebut akan jadi prioritas utama saya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>