Mourinho Ingin Akhiri Kemarau Gol Saat Hadapi Galatasaray

oleh

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho menegaskan bahwa timnya siap untuk mengakhiri kemarau gol pada saat menjamu tim raksasa asal Turki Galatasaray pada pertemuan pertama perempat-final Liga Champions, Rabu (Kamis WIB). <p style="text-align: justify;">Meski Cristiano Ronaldo telah mencetak gol ke-43 saat ditahan imbang 1-1 Real Zaragoza pada pertandingan Liga Spanyol, Sabtu, Mourinho merasa prihatin dengan minimnya gol yang dihasilkan.<br /><br />"Barangkali inilah perbedaaanya pada musim ini. Musim lalu kami mampu mencetak tiga gol dari empat peluang, kami mencetak gol dengan mudah, tapi hanya Cristiano yang bisa mempertahankan penampilannya," kata Mou.<br /><br />Sampai awal tahun ini, Ronaldo yang bermain cemerlang mampu mencetak gol dengan jumlah melebihi seluruh rekan satu timnya, yaitu 21 gol seorang diri, sementara seluruh rekannya hanya 23.<br /><br />Mourinho juga menyatakan keprihatinannya mengenai penampilan dua penyerang andalannya, yaitu Karim Benzema dan Gonzalo Higuain.<br /><br />"Seluruh pemain gagal menambahkan gol sehingga tim bisa merasakan akibatnya," katanya.<br /><br />"Gol demi gol pasti akan datang. Jika gol tersebut tidak terjadi pada Rabu, mungkin pada pertandingan berikutnya. Tapi yang jelas kami memang kesulitan mencetak gol," kata pelatih yang dijuluki "The Special One" itu.<br /><br />Mou juga menegaskan bahwa Iker Casillas tidak akan diturunkan menghadapi juara Turki itu akibat cedera tangan, meski ia sudah mulai berlatih.<br /><br />Raphael Varane dan Fabio Coentrao diperkirakan akan kembali dimainkan setelah absen menghadapi Real Zaragoza akibat cedera ringan, sementara Xabi Alonso, Sami Khedira, Mesut Ozil dan Angel Di Maria, juga kembali jadi andalan setelah diistirahatkan pada akhir minggu lalu.<br /><br />Berbeda dengan saat ditahan imbang 1-1 oleh Manchester United pada pertandingan sebelumnya di Madrid, Mourinho menyatakan keyakinannya bahwa kali ini timnya mampu meraih kemenangan.<br /><br />"Memang akan sulit, tapi kami harus mencoba untuk mendapatkan hasil positif di kandang sendiri, hal yang gagal kami raih saat menghadapi Manchester United)," katanya.<br /><br />"Kami harus bermain di sana (kandang Galatasaray) setidaknya dengan sedikit keunggulan," kata Mourinho.<br /><br />Mourinho juga menolak anggapan pengamat bahwa Galatasaray merupakan salah satu tim terlemah yang lolos ke perempat-final Liga Champions.<br /><br />"Tim ini sudah sering tampil di Liga Champions dan mereka tidak hanya memiliki dua pemain yang pernah juara (Didier Drogba dan Wesley Sneijder), tapi pemain mereka juga sudah melanglang buana di klub elit lainnya," katanya.<br /><br />"Pemain seperti Emmanuel Eboue pernah di Arsenal, Felipe Melo berasal dari Juventus, Albert Riera dari Liverpool dan Fernando Muslera dari Lazio." "Tim tersebut juga memiliki pelatih hebat (Fatih Terim), pelatih terbaik di Turki yang juga pernah melatih di Italia dan mereka juga didukung oleh penonton yang unik," katanya.<br /><br />Bagi Mourinho, Drogba dan Sneijder bukanlah pemain asing karena mereka pernah menjadi pemainnya di Chelsea dan Inter Milan.<br /><br />Bahkan Sneijder pernah mengatakan bahwa bahwa ia menikmati saat-saat terbaik sepanjang karirnya saat dibawah asuhan Mourinho di Inter Milan.<br /><br />"Mourinho sudah seperti ayah kedua saya," kata Sneijder kepada harian olahraga Spanyol Marca.<br /><br />"Ia adalah sosok yang sangat istimewa bagi saya. Ia adalah pelatih hebat, nomor satu. Ia memberi saya rasa percaya diri dan saya menikmati bermain sepak bola yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya," kata Sneijder.<br /><br />"Sebagai seorang pribadi, ia tidak hanya sebagai pelatih, tetapi juga sahabat," katanya.<br /><br />Pemain tim nasional Belanda itu juga menyatakan keyakinannya bahwa timnya berpeluang lolos ke babak berikutnya jika mampu meraih hasil positif sebagai bekal untuk pertandingan berikutnya di Istanbul.<br /><br />"Bagi kami, pertandingan di Istanbul sangat penting. Jika kami di sini (Madrid) bisa meraih hasil imbang, peluang kami akan lebih terbuka. Dukungan penonton kami sangat besar dan semua bisa terjadi," katanya menambahkan.<strong> (das/ant)</strong></p>