MPR Bentuk Tim Sosialisasi Empat PKBB

oleh

Majelis Pemusyawaratan Rakyat RI membentuk tim kerja sosialisasi tentang Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang ditujukan untuk para tenaga pengajar dan organisasi kemasyarakatan, kata anggota MPR, Agus Hermanto. <p style="text-align: justify;">"Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat Indonesia agar bisa mengejawantahkan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang dapat menjadi panduan efektif dan nyata dalam kehidupan sehari-hari," kata Agus Hermanto di Sungai Raya, Kamis.<br /><br />Dia mengatakan, tim tersebut dibentuk oleh Ketua MPR RI dan beranggotakan 35 orang yang dipilih dari unsur fraksi dan kelompok anggota yang bertugas menyusun materi dan metode serta mensosialisasikannya kepada masyarakat.<br /><br />Agus menjelaskan, kegiatan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting dalam rangka mengingatkan kembali kepada seluruh komponen bangsa agar pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara terus dijalankan dengan tetap mengacu pada tujuan negara yang dicita-citakan.<br /><br />Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut mengacu pada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR RI.<br /><br />"Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, sosialisasi telah dilaksanakan dengan sasaran seluruh masyarakat di pusat dan daerah dengan mengembangkan program-program dan metode sosialisasi sesuai dengan sasaran yang ditentukan," katanya.<br /><br />Adapun sasaran dari program sosialisasi yang dilakukan MPR antara lain TOT, sosialisasi kepada berbagai kelompok sasaran, cerdas cermat tingkat SLTA, dialog melalui media massa, serta metode lain yang dipandang relevan dan tepat sasaran.<br /><br />"Misalnya sosialisasi melalui media cetak, wayangan, focus group discussion dan membagikan materi sosialisasi kepada kelompok strategis," katanya.<br /><br />Selain melaksanakan sosialisasi, dalam rangka pemahaman empat pilar, MPR telah melakukan berbagai terobosan dan pembaruan terkait dengan upaya untuk menumbuhkan kembali kesadaran pentingnya penerapan nilai luhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.<br /><br />"Terkait dengan sosialisasi yang kita lakukan dengan PGRI Kabupaten Kubu Raya dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut antara Pimpinan MPR dengan pengurus besar PGRI pada tanggal 22 Januari 2010 lalu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualifikasi pendidik, kemampuan profesional dan pengembangan guru di wilayah NKRI," kata Agus.<br /><br />Menurutnya, sosialisasi di kalangan guru dirasakan sangat penting. Karena itu, melalui kegiatan sosialisasi di PGRI diharapkan dapat lebih membudayakan kesadaran akan nilai luhur bangsa bagi siswa di sekolah.<br /><br />"Dengan harapan tercipta kader-kader bangsa yang mampu memahami ketentuan yang menjadi dasar dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>