MUI Sintang Segera Helat Musda

oleh
oleh

Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Sintang akan segera menghelat musyawarah daerah (musda) untuk restrukturisasi organisasi. Musda direncanakan akan dilaksanakan pada 6 April mendatang. Hal ini diungkapkan oleh ketua MUI Sintang H.Niam Musni usai memimpin rapat kesiapan panitia di aula Kemenag Sintang bersama sejumlah pimpinan ormas Islam belum lama ini. <p style="text-align: justify;">“Saya sudah memimpin MUI Sintang selama kurang lebih 12 tahun, jadi memang diperlukan adanya regenerasi. Maka pada Musda nanti akan ditentukan siapa yang akan memimpin MUI Sintang untuuk 5 tahun ke depan,”ungkapnya.<br /><br />Sebagai wadah yang menaungi ormas-ormas Islam yang ada di Sintang, MUI memang mempunyai peran penting dalam rangka pembinaan umat. Khususnya menyangkut masalah tauhid dan kerukunan. Terkait masalah tauhid, di internal Islam sendiri menurutnya harus diakui banyak aliran yang jika tidak diteliti dengan benar akan membawa pengikutnya ke arah yang sesat.<br /><br />“Kalau di ummat Islam ada yang namanya jamaah Ahmadiyah, mungkin juga ada aliran-aliran lain yang dianggap tidak benar di internal agama lain. Tapi untuk menyelesaikan masalah itu, kita juga tidak memilih jalan keluar dengan cara-cara anarkis atau frontal. Kita masih gunakan pendekatan yang sifatnya persuasif,”jelasnya.<br /><br />H.Niam Musni yang juga ketua forum kerukunan ummat beragama (FKUB) ini mengatakan bahwa selama ini Sintang merupakan salah satu kabupaten yang aman dan kondusif serta dijadikan pula sebagai barometer bagi daerah-daerah lain. Oleh karena itu dirinya menghimbau agar suasana yang aman dan kondusif itu tetap terjaga.<br /><br />“Mari kita jaga kerukunan ummat beragama di daerah kita ini. Jangan mudah terpancing dengan isu-isu menyesatkan. Suasana yang kondusif ini harus terus kita jaga dan upayakan bersama, agar daerah kita juga bisa membangun dengan aman,”pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>