Mulai 2012 Kabupaten/Kota Bantu Pemasangan Listrik Desa

oleh

Mulai 2012 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah yang rasio elektrifikasinya di bawah 50 persen diminta mengalokasikan anggaran untuk melistriki minimal 300 rumah pertahun. <p style="text-align: justify;">"Para peserta rapat sepakat agar kabupaten/kota se Kalteng, Dinas Pertambangan dan Energi Kalteng, PT PLN Wilayah Kalselteng dan Satker listrik pedesaan Kalteng bersama-sama turut melakukan langkah-langkah nyata dalam percepatan pembangunan listrik desa di Kalteng,? kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kalimantan Tengah, Yulian Taruna, di Palangka Raya, Jumat.<br /><br />Menurutnya, alokasi anggaran untuk melistriki 300 rumah tersebut dimulai 2012, sedangkan kabupaten/kota yang rasio elektrifikasinya sudah di atas 50 persen dapat melistriki 200 rumah per tahun.<br /><br />"Sedangkan pemerintah provinsi dan pusat dapat mengalokasikan anggaran untuk melistriki minimal 5.000 rumah tangga per tahun dan Satker listrik pedesaan bersama PT PLN melistriki rumah sebanyak 50.000 per tahun," katanya.<br /><br />Hasil rapat gabungan tersebut, tambahnya, dalam percepatan pembangunan kelistrikan desa, Satker Listrik pedesaan Kalteng dapat menampung usulan-usulan dari kabupaten/kota di dalam pembangunan jaringan lsitrik desa, baik jaringan listrik desa yang pembangkitnya dibangun pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi dan pusat.<br /><br />"Pemerintah kabupaten/kota juga diharapkan dapat memutahirkan data pembangunan listrik desa setiap tahun guna mendapatkan data peningkatan rasio elektrikasi dan rasio desa berlistrik," katanya.<br /><br />Selain itu, dalam kesepakatan tersebut, pemerintah kabupaten/kota melaporkan ke gubernur, Dinas Pertambangan dan Energi Kalteng untuk bahan evaluasi guna mengambil langkah-langkah tindak lanjuut.<br /><br />"Dalam percepatan pembangunan listrik desa di Kalteng, kabupaten/kota sepakat mengutamakan pemanfaatan energi baru dan terbaru, seperti energi air, angin, biomassa, biogas, dan sinar surya," tegasnya.<br /><br />Kemudian, lanjutnya, untuk mengevaluasi hasil pembangunan listrik desa tersebut, maka rapat koordinasi menyepakati perlu dilakukan rapat koordinasi tingkat provinsi sebanyak dua kali dalam satu tahunnya.<br /><br />Sementara, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang mengintruksikan semua bupati/walikota se Kalteng, PT PLN Wilayah Kalselteng, Satker listrik pedesaan Kalteng, dan Dinas Pertambangan dan Energi Kalteng dapat melaksanakan guna percepatan pembangunan listrik desa di Kalteng yang saat ini rasio elektrifikasinya masih 47,4 persen. <strong>(das/ant)</strong></p>