Mutasi Eselon III "Abu-Abu"

oleh

Pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang definitif dan beberapa pejabat eselon II berlalu sudah, namun sampai saat ini mutasi dan pelantikan untuk jabatan eselon III masih abu-abu, belum ada kejelasan kapan jabatan tersebut akan diisi. <p style="text-align: justify;">“Baru saja pelantikan kita melantik sekda, jadi untuk eselon III tunggu dulu lah,” kata Milton Crosby, Bupati Sintang belum lama ini.<br /><br />Ditanya ada tenggang waktu kapan akan dilakukan pergeseran jabatan Eselon III, ia mengatakan bisa kapan saja.<br /><br />“Bisa bulan ini, bisa juga berikutnya, yang jelas pelantikan itu ada,” ucapnya.<br /><br />Lagipula kata dia untuk jabatan Eselon III itu prosesnya tidak terlalu sulit, sepanjang memenuhi persyaratan baik dari sisi kepangkatan maupun pengalaman kerja, tentunya biasa diangkat.<br /><br />“Prosesnya kan di Sintang melalui Baperjakat kita, jadi tinggal tunggu hasil penilaiannya,” ujarnya.<br /><br />Ia berharap siapapun yang nantinya menduduki jabatan eselon III harus mampu menjalankan semua program kerja pemerintahan yang didasarkan pada visi misi dan rencana kerja yang telah dibuat.<br /><br />Sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Ginidie meminta Bupati Sintang segera melantik pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Sintang. <br /><br />“Kebaradaan pejabat definitif ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintah secara teknis di dinas, kantor ataupun badan yang ada,” jelasnya.<br /><br />Ia mengatakan setelah pelantikan sekda, khusus Eselon III sebaik jangan ditunda-tunda lagi karena Eselon III merupakan ujung tombak pelaksanaan semua kegiatan dilingkungan pemerintah.<br /><br />“Kalau eselon II memilki kewenangan dalam manejerial, maka eselon III adalah pelaksana kegiatannya,” ucapnya.<br /><br />Yang tak kalah penting kata dia untuk Eselon III ini sudah selayaknya ditempatkan orang yang profesional di bidangnya, sesuai dengan disiplin ilmu dan pengalaman kerja.<br /><br />“Kalau penempatannya tidak sesuai, maka akan menambah beban kerja kepala dinasnya, jadi percuma menempatkan pejabat dilingkungan baru sementara yang dipilih tak memiliki kompetensi dan disiplin ilmu yang sesuai,” tukasnya.<br /><br />Karena pertimbangan pengisian pejabat itu harus melihat berbagai aspek, ia mengatakan sudah selayaknya bupati bisa menerima masukan positif dari semua pihak.<br /> <br />“Jangan sampai terkesan kaku menerima masukan, termasuk dari pimpinan SOPD karena dialah yang nantinya akan berkerja bersama pejabat eselon III itu,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>