Home / Tak Berkategori

Naikkan Porsi Belanja Publik

- Jurnalis

Senin, 14 November 2011 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2012 dalam proses pembahasan, belanja pegawai masih mendominasi, wakil rakyat berharap pengeluaran untuk pegawai itu diperketat sehingga anggaran untuk belanja publik bisa bertambah. <p style="text-align: justify;">“Selama ini porsi anggaran untuk belanja pegawai selalu lebih besar dari belanja publik,” kata Usmandy, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang kepada kalimantan-news.com.<br /><br />Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Sintang ini mengatakan paling tidak tiap tahun anggaran, porsi belanja pegawai lebih dari 50 persen.<br /><br />“Tentunya kebutuhan belanja harus diperhitungkan dengan matang sehingga pengeluaran yang tidak perlu dan tidak mendesak dalam porsi belanja pegawai bisa dikurangi atau tidak di masukkan sehingga porsi untuk belanja publik bertambah,” jelasnya.<br /><br />Ia mengatakan memberikan porsi belanja publik yang lebih besar tentunya akan menjadi stimulus yang baik bagi percepatan proses pembangunan menuju kesejahteraan rakyat.<br /><br />“Meskipun peran APBD terhadap akselerasi pembangunan dalam satu wilayah kabupaten tidak terlalu besar, namun peran untuk mendorong produktivitas daerah terbuka luas," katanya.<br /><br />Ketua Fraksi Kerakyatan DPRD Sintang ini mengatakan program-program kegiatan APBD tahun 2012 hendaknya menjadi faktor stimulan yang mendorong peningkatan produktivitas, investasi dan penciptaan lapangan kerja baru di berbagai sektor perekonomian.<br /><br />“APBD juga harus memberi kemudahan bagi seluruh warga Sintang dalam memenuhi kebutuhan layanan dasar secara keseluruhan,” ucapnya.<br /><br />Dengan usulan anggaran yang masih lebih besar porsi belanja pegawai dibanding belanja publik, ia mengatakan kondisi ini hendaknya disadari dan menjadi dasar motivasi bagi seluruh jajaran pegawai untuk meningkatkan produktivitas dan konerja pelayanan.<br /><br />“Karena komponen terbesar APBD kita saat ini masih berada pada belanja pegawai,” tukasnya.<br /><br />Menurutnya, lewat penerimaan di luar DAK dan DAU tentunya diharapkan dimasa mendatang komposisi belanja langsng bisa lebih besar dari belanja tidak langsung.<br /><br />“Ini semata agar dampak langsung dan tidak langsung dari meningkatnya belanja APBD benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Kabupaten Sintang,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB