Nanga Taman Kabupaten Sekadau Terendam Banjir

oleh
oleh

Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau terendam banjir setinggi satu meter, akibat meluapnya air Sungai Nanga Taman, sehingga merendam puluhan rumah masyarakat setempat. <p style="text-align: justify;">Wakil Bupati Sekadau Rupinus saat dihubungi Antara di Sekadau, Rabu mengatakan, banjir setinggi satu meter tersebut, akibat meluapnya air Sungai Nanga Taman sehingga merendam puluhan rumah penduduk sepanjang sungai tersebut.<br /><br />"Banjir juga merendam rumah ibunda saya, sehingga mamak harus digendong hingga ke atas dek rumah," ungkapnya.<br /><br />Banjir mulai membesar sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu dini hari, sekarang ketinggian air mulai turun seiring dengan surutnya air di Sungai Nanga Taman, katanya.<br /><br />Wabup Sekadau mendapatkan informasi langsung bergegas ke lokasi banjir untuk memantau banjir tersebut, namun niatnya menuju kampung halaman tidak bisa karena jalan penghubung ke desa Nanga Taman terputus.<br /><br />"Dari pantauan di lapangan, kedalaman air bahkan mencapai dua meter, seperti di Desa Lubuk Tajau, sehingga anak-anak SMPN 4 Nanga Taman tidak bisa melakukan aktivitas belajar," ungkap Rupianus.<br /><br />Bahkan, menurut dia, banjir juga merendam pasar di Kecamatan Nanga Taman dengan kedalaman satu meter, serta merendam jalan provinsi, seperti di Desa Nanga Mahap hingga Nanga Taman, katanya.<br /><br />Sementara itu, Eka salah seorang warga Nanga Taman mengatakan, banjir akibat meluapnya air Sungai Mentukak dan Sungai Nanga Taman tahun ini termasuk cukup besar, dan masih berpotensi terjadi banjir yang besar lagi.<br /><br />"Kami terpaksa mengungsi karena khawatir ketinggian air akan semakin tinggi," ujarnya.<br /><br />Banjir rob tersebut terjadi karena meluapnya air Sungai Kapuas, Nanga Taman dan Sungai Belitang. "Mudah-mudahan di hulu sungai, yakni di Kabupaten Melawi tidak banjir, agar air cepat turun," ujar Eka. <strong>(das/ant)</strong></p>