Nasir Terpilih Ketua DPD MABM Kapuas Hulu

oleh

Dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-III DPD MABM Kabupaten Kapuas Hulu yang dilaksnakan sejak tanggal 9-10 Desember 2011, secara aklamasi memutuskan A.M. Nasir, SH menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Adat dan Budaya Melayu (MABM) Kapuas Hulu periode 2011-2016, Ketua Harian dijabat oleh Nusantara Gawat,S.Sos, MM sedangkan Sekretaris dijabat oleh Aliyanto. <p style="text-align: justify;">Menurut  Aliyanto SE, bahwa Musda tersebut  secara bulat mendukung Nasir sebagai Ketua Umum DPD MABM Kapuas Hulu.  Untuk itu kata Aliyanto  Diharapkan dengan terpilihnya Nasir yang juga Bupati Kapuas Hulu ini kedepannya mampu mengangkat marwah melayu di Kabupaten Kapuas Hulu dan dapat berkoordinasi dengan semua pihak. <br /><br />Selain itu menurut Aliyanto  bahwa  adanya peningkatan program kerja secara signifikan kedepannya. Tidak hanya dijabarkan tapi dapat diaplikasikan.  untuk itu MABM Kapuas Hulu kedepannya akan melakukan rapat kerja. <br /><br />“ Kita akan melaksanakan rapat kerja, agar kegiatan Kita lebih terarah,” ujarnya.<br /><br />Sementara itu Nusantara Gawat SSos MM, selaku Ketua Harian DPD MABM Kapuas Hulu, menuturkan, kepengurusan yang baru akan meneruskan kegiatan atau pun program yang lalu yang selama ini sedang berjalan. Program Khusus yang hendak dilakukan sesuai misi dan visi akan membenahi organisasi. <br /><br />"Mencoba mengangkat harkat melayu, terutama mengembangkan melayu di Kecamatan-Kecamatan. Sehingga dapat sederajat dengan etnis lainnya," katanya. <br /><br />Menurutnnya  bahwa selama ini  budaya dan adat istiadat Melayu Kabupaten Kapuas Hulu sepertinya mulai luntur. Untuk itu bersama dengan DPC MABM Kecamatan akan berusaha untuk  mengembangkan budaya melayu yang mulai pudar. <br /><br />"Membangkitkan semangat budaya-budaya Melayu yang mulai tenggelam agar bisa kembali. Baik untuk kalangan muda dan orang tua,untuk itu pihaknya akan membuat panduan dan acuan buku adat istiadat yang beraneka ragam dan disatukan kembali. Dengan menyamakan persepsi adat dan istiadat di Bumi Uncak Kapuas ini,” tuturnya.<br /><br />Kedepan tentunya kata  Gawat selain memikirkan Rumah adat Melayu di Kecamatan, namun yang lebih dibenahi terlebih dahulu yaitu Rumah Adat Melayu Kabupaten Kapuas Hulu. sementara itu terkait hasil Musda ke-III I tersebut dijelaskan Gawat nantinya akan dilaporkan kepada DPW MABM Provinsi Kalimantan Barat, sebab pelantikan akan dilaksanakan di Provinsi. <br /><br />“Jadi nanti dilantiknya di Provinsi,” pungkasnya.<strong>(phs)</strong></p>