Natinonal Geographic Akan Wawancarai Milton

oleh

Pihak National Geographic dipastikan akan hadir di Sintang pada hari Sabtu (05/03/2011) guna mengadakan wawancara khusus dengan Bupati Sintang, Drs.Milton Crosby, M.Si yang rencananya akan berlangsung di Yayasan Kobus.Demikian disampaikannya, Selasa (01/03/2011) kepada Kalimantan-news di Pendopo Bupati. <p style="text-align: justify;">“Pihak NG akan didampingi oleh Willie Smith, topiknya seputar perlindungan terhadap orang utan, termasuk juga soal hutan,” ungkap Milton.<br /><br />Selain masalah tersebut, kita juga akan menjelaskan terkait dengan rencana budidaya tanaman aren serta maslah karet.<br /><br />“Ini terkait dengan tindak lanjut dari pemerintah kabupaten Sintang yang telah mempersiapkan lahan seluas 48 ribu hektar dikawasan perbatasan,” jelasnya.<br /><br />Ditambahkan, tim ini sengaja datang untuk melihat sejauh mana persiapan dari Pemda rencana yang sebelumnya sudah disepakati.<br /><br />“Dari aturan kita sudah tidak ada masalah lagi, dan kita tinggal menunggu action dari mereka saja,” ungkap Milton.<br /><br />Menurut Bupati, program yang akan dilaksanakan tersebut nantinya sangat berdampak baik dari sisi pelestarian lingkungan serta ekonomi masyarakat.<br /><br />“Selain itu, program yang akan dilaksanakan itu juga bertujuan untuk mengembangkan kearifan lokal khususnya masyarakat adat Dayak. Semuanya akan dilaksanakan dalam satu program,” tandasnya.<br /><br />Ditambahkan lagi, rombongan dari NG ini juga akan menyaksikan secara khusus pagelaran budaya adat Dayak yang nantinya akan dilaksanakan pada malam harinya di pendopo. Tarian adat dayak ini akan dibawakan oleh Sanggar Ibanic.<br /><br />“Mereka sangat tertarik dengan adat dayak, sehingga ini akan menjadi hal yang sangat kita harapkan khususnya dalam pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Sintang,” kata Milton.<br /><br />Dijelaskan Bupati, setelah kegiatan seharian , keesokannya rombongan akan berangkat ke desa Tertung guna melakukan kegiatan sosialisasi tenaman aren kepada 140 petani yang kegiatannya akan didokumentasikan oleh NG, termasuk juga sosialisasi rencana pendirian pabrik pengolahan aren diwilayah tersebut.<br /><br />Rombongan, sambungnya akan berangkat dari Yogyakarta tanggal 4 Maret, setelah mengikuti pembukaan atau launching program penyelamatan orang utan sekaligus malam penggalangan dana yang berlangsung di Bangsal Sri Manganti Keraton Yogyakarta Hadiningrat. <strong>(*)</strong></p>