Home / Tak Berkategori

Objek Wisata "Kum Kum" Ramai Dikunjungi Wisatawan

- Jurnalis

Sabtu, 26 November 2011 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Objek dan daya tarik wisata "Kum Kum (sejenis bangunan terbuat dari kayu)" yang terdapat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara yang datang ke Palangka Raya. <p style="text-align: justify;">Seorang pengunjung Nita (21) yang ditemui ANTARA di Palangka Raya, Sabtu, mengatakan objek wisata "Kum Kum" tersebut sebetulnya bisa ditata secara apik sebagai upaya menambah daya tarik wisatawan berkunjung ke daerah tersebut.<br /><br />"Saya suka rekreasi ke tempat ini karena nyaman, dingin dan sejuk. Selain itu, di sini juga dilengkapi dengan fasilitas yang membuat para pengunjung menjadi nyaman, di samping tempatnya indah," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, daya tarik berkunjung ke Kum Kum juga karena lokasinya dekat sekali dengan kota palangka Raya dan tidak begitu jauh dari jembatan sepanjang 460 meter dan lebar 9 meter melintasi sungai Kahayan yang megah itu.<br /><br />Bangunan Kum kum yang terlihat apik dan menarik itu menjadi ajang rekreasi masyarakat kota Palangka Raya karena suasananya cocok dengan keinginan manusia yang ingin mencari ketenangan, apalagi lokasinya tidak jauh dari kota.<br /><br />Nita mengatakan, masyarakat pengunjung biasanya bersama teman maupun keluarga. Selain suasana nyaman yang dinikmati masyarakat, di Kum Kum juga terdapat aneka jenis satwa langka khas Kalimantan yang bisa menambah hiburan bagi anak-anak.<br /><br />"Beberapa hewan langka itu antara lain Buaya, Beruk, Beruang, dan Burung Elang. Semuanya binatang tersebut berada dalam kandang. Jadi pengunjung tidak perlu merasa ketakutan dengan keberadaan hewan tersebut," katanya.<br /><br />Pengelola memungut biaya masuk Rp6.000/orang baik anak maupun orang dewasa, ditambah harga sewa pondok sekitar Rp5.000/unit. Pada hari libur biaya biasanya Rp7.500/orang.<br /><br />Kum Kum juga dilengkapi dengan Hot Spot dan setiap pengunjung dapat menikmati makanan sesuai selera di warung yang siap melayani peminatnya sambil istirahat di pondok, di samping tersedia fasilitas internetan gratis.<br /><br />Selain itu, Kum Kum juga banyak ditanamai pepohonan yang besar dan rindang, sehingga tempatnya pun menjadi terasa sejuk dan dingin. Kum Kum dilengkapi berbagai sarana permainan anak-anak.<br /><br />Fasilitas yang dibangun Kum Kum terlihat unik karena memasuki lokasi tersebut pengunjung melewati jembatan terbuat dari kayu, di samping aksesnya dengan negara menuju Kabupaten Gunung Mas. <strong>(ast/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Berita Terbaru