Oksigen Sungai Bekambit Di Atas Ambang Batas

oleh

Biological Oxygen Demand dan Chemical Oxygen Demand atau kandungan oksigen yang terkandung dalam sungai Bekambit, melebihi ambang batas akibat limbah cair buangan pabrik kelapa sawit PT Bersama Sejahtera Sakti Gunung Arus di Kotabaru, Kalsel. <p style="text-align: justify;">Kabid Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan pada Badan Lingkungan Hidup Daerah Kotabaru M Abdillah MAP, Rabu, mengatakan, berdasarkan hasil uji laboratorium sampel air yang diambil dari Sungai Bekambit, tingkat BOD5 dan COD masing-masing mencapai 10.5 mg/liter dan 20 mg/liter.<br /><br />Sementara untuk kandungan oksigen atau BOD5 dan COD air sungai kategori 1 masing-masing 2 mg/liter dan 10 mg/liter. <br /><br />Dia menjelaskan, jika Sungai Bekambit tersebut masuk kelompok satu, dimana air sungai dimanfaatkan warga untuk air minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya, maka BOD5 dan COD 10.5 mg/liter dan 20 mg/liter itu sudah melebihi standar ambang batas.<br /><br />Namun apabila air Sungai Bekambit hanya digunakan untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus, (MCK) maka masuk kategori kelompok IV maka BOD5 dan COD air sungai belum melebihi ambang batas, karena tingkat standarisasinya juga lebih tinggi, yakni, BOD5 sebesar 12 mg/liter dan COD 100 mg/liter.<br /><br />Meski tidak membahayakan bagi manusia, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) tetap memberikan teguran dan meminta perusahaan pabrik kelapa sawit Gunung Aru untuk melakukan pemulihan air sungai.<br /><br />"BLHD juga memberi waktu pemulihan kepada perusahaan hingga 30 hari sejak diberikannya surat teguran," tegas Abdillah.<br /><br />Dengan kandungan BOD5 dan COD mencapai 10.5 mg/liter dan 20 mg/liter, maka air sungai tersebut tidak berbahaya bagi manusia, karena tidak dikonsumsi, namun mengancam untuk perkembangbiakan biota air.<br /><br />Menurut dia, keberadaan BOD5 dan COD melebihi ambang batas tidak hanya disebabkan adanya limbah sawit, akan tetapi juga dapat disebabkan adanya diterjen atau bekas pencucian dengan menggunakan air sabun.<br /><br />Sementara itu, BOD5 merupakan kandungan oksigen yang dapat terurai oleh mikro organisma sedangkan COD hanya dapat terurai secara kimiawi.<br /><br />Dia menambahkan, dilakukannya uji laboratorium air Sungai Bekambit berawal dari laporan Kepala Desa Bekambit Sudomo adanya dugaan pencemaran air sungai dari pengelolaan limbah cair perusahaan kelapa sawit (PKS) PT Bersama Sejahtera Sakti di Gunung Aru.<br /><br />"Kami mendapat desakan warga kami, sehingga kami melaporkan masalah tersebut kepada instansi yang terkait," ujar Abdillah mengutip laporan Sudomo.<br /><br />Selanjutnya, pihak BLHD mengambil sampel air Sungai Bekambit untuk dilakukan uji laboratorium.<br /><br />"Dan hasilnya seperti diatas," tegasnya.<br /><br />Abdillah mengungkapkan, jarak Sungai Bekambit dengan pengelolaan limbah cair pabrik kelapa sawit sekitar 1 km, sedangkan Sungai Bekambit dengan permukiman warga Desa Bekambit berjarak sekitar 8-10 Km. <strong>(phs/Ant)</strong></p>