Home / Tak Berkategori

OMK Paroki MRSA Sintang Gelar Drama Penyaliban

- Jurnalis

Jumat, 29 Maret 2013 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Jumat Agung yang jatuh pada tanggal. 29 Maret 2013, dirayakan Orang Muda Katolik (OMK) paroki Maria Ratu Semesta Alam (MRSA) dengan menggelar drama prosesi Penghakiman dan Penyaliban Yesus. <p style="text-align: justify;">Sebanyak 14 Perhentian sesuai dengan riwayat Via Dolorosa, lengkap disajikan dalam drama yang disutradarai oleh Pastor Patrisius Piki, Pr dan Welbertus ini. Drama ini, digelar mulai dari halaman SMP Panca Setya II hingga di Gereja Katolik MRSA.<br /><br />Sebagaimana dikisahkan dalam Alkitab, Pilatus tidak dapat menemukan kesalahan pada diri Yesus. Namun karena Pilatus takut kehilangan simpati rakyat, maka Yesus didera dan demi kepentingan pribadi, Pilatus menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus. Sosok Yesus, diperankan dengan sangat baik oleh seorang guru SMA Panca Setya, Pitriono.<br /><br />Pada intinya, drama ini menceritakan masa sengsara Yesus Kristus, yang bersedia untuk menderita demi kasihnya kepada umat manusia. Bahwa, betapa pahit piala yang harus diminumnya. Siksaan dan hujatan dari orang Yahudi dan serdadu Romawi yang ditampilkan mulai dari Pengadilan Pontius Pilatus hingga bukit Golgotha, membuat 700-an umat yang hadir terpukau, terharu, dan bahkan banyak yang hingga menitikkan air mata.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="../../data/foto/imagebank/20130329092304_8C0FDB8.JPG" alt="" width="242" height="173" />              <img src="../../data/foto/imagebank/20130329092240_1216472.JPG" alt="" width="242" height="173" /><br /><br />Sebagaimana tradisi ibadat Jalan Salib, dalam drama ini setiap Perhentian selalu diiringan dengan pernyataan iman dan renungan. Seorang umat yang sempat ditemui kalimantan-news.com mengatakan, dirinya membenarkan sebuah renungan, bahwa setia kepada orang yang kuat dan berkuasa, itu lebih mudah daripada setia kepada teman yang namanya jelek dan dimusuhi banyak orang. Yang dimaksud umat ini, tentu Renungan yang terdapat pada Perhentian Ke 4. Saat Yesus memikul Salib, bertemu dengan Ibunya ditengah perjalanan dari Gedung Pontius Pilatus menuju bukit Golgotha.<br /><br />Webertus, salah seorang Sutradara drama ini mengungkapkan, bahwa drama ini diperankan oleh 48 orang, yang terdiri dari para Guru dan anak-anak sekolah. <br /><br />"Latihannya cukup singkat, yaitu hanya 1 bulan saja. Semua kostum serdadu Romawi ini, disumbang oleh umat yang tidak bersedia namanya diberitakan. Sayang, selama pagelaran hingga akhir, aliran listrik PLN padam, sehingga harus menggunakan generator-set," ungkapnya kepada kalimantan-news.<br /><br />Drama yang dimulai pada pukul. 08.00 ini, akhirnya baru usai pada pukul. 09.30. Yaitu saat usainya Perhentian Ke 14 saat Yesus Dimakamkan. Secara keseluruhan, drama yang diperankan oleh para pemula ini, dinilai cukup apik dan menarik. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Gubernur Kalbar Dukung 1.000 Persen Perjuangan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya
Masyarakat Kawasan Timur Kalbar Harap Presiden Buka Moratorium Terbatas Bagi Kalbar
Milton Crosby Beberkan Jalan Panjang Usulan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya
Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025
Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025
Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara
Pemkab Malinau Gelar Safari Natal
Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:52 WIB

Gubernur Kalbar Dukung 1.000 Persen Perjuangan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:48 WIB

Masyarakat Kawasan Timur Kalbar Harap Presiden Buka Moratorium Terbatas Bagi Kalbar

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:46 WIB

Milton Crosby Beberkan Jalan Panjang Usulan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:08 WIB

Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:13 WIB

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025

Berita Terbaru