Operasi Cipta Kondisi Natal Amankan Senjata Api

oleh

Operasi cipta kondisi menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru di jajaran Kepolisian Resor Kota Pontianak, mengamankan sebanyak empat pucuk senjata api rakitan jenis pistol dan belasan unit kendaraan bermotor curian. <p style="text-align: justify;">Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto mengatakan hal itu seusai memimpin Gelar Pasukan Operasi Lilin Kapuas 2012 di Taman Alun-alun Kapuas Pontianak, Jumat.<br /><br />Ia mengatakan, Operasi cipta kondisi menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru dilakukan oleh 14 Polres yang ada di Kalbar, dalam rangka memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi umat Kristiani untuk melaksanakan ibadah.<br /><br />Berbagai barang-bukti yang diamankan dalam operasi cipta kondisi tersebut, diantaranya empat pucuk senjata api jenis pistol, belasan buah senjata tajam, belasan buah kendaraan bermotor curian, dan berbagai barang-bukti lainnya yang dinilai bisa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), kata Tugas.<br /><br />"Operasi cipta kondisi sifatnya sebagai antisipasi maraknya tindak kejahatan menjelang hari-hari besar keagamaan, seperti Perayaan Natal dan Tahun Baru," ujarnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Tugas menyatakan, ditemukannya senjata api rakitan tersebut belum terindikasi ada keterkaitannya dengan terorisme.<br /><br />"Hingga saat ini senjata api ilegal yang diamankan tersebut masih terbatas dengan kriminal, dan belum mengarah pada kegiatan terorisme," ungkap Tugas.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalbar menyatakan, Polda akan melakukan penjagaan selama 24 jam pada malam Natal dan Tahun Baru terhadap 36 Gereja dari sekitar 360 Gereja yang tersebar di 14 kabupaten/kota di provinsi itu.<br /><br />"Penjagaan selama 24 jam tersebut guna memberikan rasa aman terhadap umat Kristiani untuk menjalankan ibadahnya pada malam Natal dan Tahun Baru," katanya.<br /><br />Polda Kalbar, dalam pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2012 menurunkan sebanyak 1.200 personel polisi yang tersebar di 14 kabupaten/kota, membentuk 58 pos pengamanan, dengan sandi Operasi Lilin Kapuas 2012, mulai 23 Desember 2012 hingga 1 Januari 2013.<br /><br />Data Polda Kalbar, mencatat yang menjadi sasaran pengamanan Perayaan Natal dan Tahun 2012, yakni 360 Gereja, 49 terminal, enam bandara, 39 pelabuhan, 75 pusat perbelanjaan, 43 objek wisata, dan 15 lokasi yang dijadikan tempat merayakan malam pergantian tahun dari 2012 ke tahun 2013. <strong>(phs/Ant)</strong></p>