Operasi Gaktib Kodam Didominasi Pelanggaran Lalu Lintas

oleh
oleh

Kepala Staf Komando Daerah Militer XII Tanjungpura Brigadir Jenderal TNI Armyn Alianyang menyatakan, pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh prajurit TNI mendominasi dalam operasi pasukan Penegakan dan Ketertiban dan Yustisi sepanjang 2010. <p style="text-align: justify;">"Akibat pelanggaran lalu lintas, tidak sedikit prajurit TNI yang mengalami musibah luka ringan hingga berat," kata Armyn Alianyang seusai memimpin gelar Operasi pasukan Gaktib dan Yustisi di halaman Markas Kodam XII/TPR, di Pontianak, Rabu (19/01/2011). <br /><br />Ia menjelaskan, pelanggaran urutan kedua didominasi, penggunaan narkoba dan obat terlarang, kemudian disusul tindak pidana umum sehingga oknum prajurit itu selain dikenakan sanksi disiplin juga terkena sanksi pidana umum. <br /><br />"Kalau tahun 2010 pelanggaran di segala aspek sekitar 10 persen, maka melalui gelar operasi Gaktib dan Yustisi 2011, kami harapkan mengalami penurunan," kata Kasdam XII/TPR. <br /><br />Sementara itu, Komandan Detasemen Polisi Militer Kodam XII/TPR Kolonel CPM Rudi Yulianto mengatakan, operasi pasukan Gaktib dan Yustisi dilaksanakan untuk menjaring prajurit TNI yang terlibat pelanggaran disiplin dan tindak pidana umum, seperti penggunaan narkoba, perampokan, pencurian atau pidana umum lainnya. <br /><br />"Dengan operasi ini, semua prajurit TNI yang terlibat akan diproses sesuai dengan tingkat kesalahan mereka, kalau pelanggaran disiplin, cukup diproses di intern. Sementara kalau sudah pelanggaran tindak pidana umum, akan diproses sesuai UU yang berlaku," ujarnya. <br /><br />Rudi menjelaskan, operasi Gaktib dan Yustisi dilakukan secara periodik selama satu tahun. "Dengan begitu, siapapun prajurit TNI yang terlibat pelanggaran disiplin akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku bagi anggota TNI," ujarnya. <br /><br />Kodam XII/TPR di Pontianak diresmikan kembali pada 2 Juli 2010. Sebelumnya di Kalimantan sempat terdapat empat Kodam yang kemudian dilebur menjadi Kodam VI/TPR pada Desember 1984. <br /><br />Kodam XII/TPR yang bermarkas di Pontianak mencakup dua provinsi yakni Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Sedangkan Kodam VI/Mulawarman untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. <strong>(phs/Ant)</strong></p>