Operasi Panah yang dilakukan Polres Sintang sejak 20 Februari sampai dengan 5 maret. Operasi Panah yang ditarget oleh Kapolda Kalbar lima kasus. Operasi yang disebut dengan Operasi Panah Kapuas 2012 Polres Sintang ini, berhasil mengungkap lima kasus curanmor. Dalam lima kasus curanmor tersebut, dua diantaranya Target Operasi (TO), dan tiga yang lainnya non TO. <p style="text-align: justify;">Waka Polres melalui Kasat Reskrim AKP. Andi Yul, SH. SIK mengatakan, dalam Operasi Panah 2012 pihaknya telah mengungkap lima kasus curanmor. <br /><br />“Operasi Panah 2012 kami telah mengungkap lima kasus curanmor, dua diantaranya TO Polres Sintang dan tiga lainnya non TO”, ungkapnya.<br /><br />Dua Target Operasi yang berhasil diungkap dalam Operasi Panah tersebut berdasarkan, LP nomor 37 bulan 2 tahun 2012. Pelapor atas nama Bujang Naga, yang kehilangan sepeda motor jenis Honda Blade KB 3230 RA, tersangka atas nama Iwan bin Aang. Dan pelapor atas nama Rabudin yang kehilangan RX King KB 2169. Tersangka atas nama Gusti Jumadi dan Suprianto. Semua tersangka dan barang bukti berhasil diamankan Polres Sintang .<br /><br />AKP. Andi Yul, SH. SIK juga menyampaikan, sepanjang tahun 2012 ini, pihaknya juga berhasil menangkap Ali Imron, Yang merupakan resedivis. Berdasarkan laporan, Ali Imron ini sudah tiga kali melakukan curanmor di Sintang. <br /><br />Dalam melakukan Operasi Panah ini Andi Yul mengaku, anggotanya tidak mengalami kesulitan yang berarti. <br /><br />“Dalam Operasi Panah ini kami tidak merasakan kesulitan yang berarti, target yang diberikan Kapolda ada lima kasus. Alhamdulillah ketemu semua”, terangnya.<br /><br />Andi Yul menilai, berhasilnya mengungkap kasus curanmor ini, tidak menutup kemungkinan kasus yang sama akan terjadi lagi. Karena ini merupakan banyak pemain baru, dan kenakalan anak remaja. <strong>(phs)</strong></p>















