Operasi Zebra Intan yang dilaksanakan jajaran Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banjarbaru Kalimantan Selatan sejak 28 November – 11 Desember 2011 menjaring 633 pelanggar. <p style="text-align: justify;">Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Banjarbaru, AKP Suparno, Senin mengatakan, pelanggaran itu terdiri dari tindakan langsung (tilang) sebanyak 329 pengendara dan 304 pengendara diberi teguran.<br /><br />"Pelanggaran di dominasi pengendara roda dua sebanyak 612 pengendara, sisanya 21 pelanggar merupakan pengendara roda empat yang kebanyakan tidak mengenakan sabuk pengaman," ujarnya.<br /><br />Ia mengatakan, jenis pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara sepeda motor mulai dari tidak pakai helm, melanggar rambu, tidak lengkap kelengkapan kendaraan dan tidak lengkap surat-surat.<br /><br />Dari sisi profesi pelaku pelanggaran, didominasi karyawan dan kalangan swasta sebanyak 192 orang disusul pelajar dan mahasiswa 190 orang, PNS 99 orang sisanya pekerja swasta lainnya.<br /><br />"Usia pelaku pelanggaran paling banyak usia muda yakni 17-20 tahun sebanyak 171 orang, usia dibawah 16 tahun 144 pelanggar dan usia 21-30 tahun 137 pelanggar, sisanya berusia diatas 31 tahun," ungkapnya.<br /><br />Selain menindak pelanggar lalu lintas itu, pihaknya juga menyita barang bukti yakni Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 68 kartu, STNK 150 lembar dan kendaraan sebanyak 111 buah.<br /><br />"Setiap pelanggar dibolehkan mengambil SIM, STNK maupun kendaraannya yang disita apabila sudah membayar denda tilang yang besarannya di tetapkan pengadilan," ujarnya.<br /><br />Dikatakan, jumlah pelanggaran lalu lintas yang terjaring pada operasi tahunan itu, lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang menjaring 1.414 pelanggar terdiri dari 578 tilang dan 836 teguran.<br /><br />Dijelaskan, menurunnya jumlah pelanggar yang terjaring razia baik stationer di satu tempat maupun sistem hunting karena semakin tingginya kesadaran masyarakat berlalu lintas.<br /><br />"Kami melihat, menurunnya pelanggar lalu lintas yang terjaring razia karena semakin tingginya kesadaran pengendara dan ke depan diharapkan kesadaran itu semakin meningkat," harapnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















