Orang Muda Katolik (OMK) Milenial harus Berkualitas dan Berkarakter.

oleh

KAPUAS HULU, KN – Dewan Pastoral Paroki (DPP), Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) Putussibau melalui seksi Kepemudaan dan OMK Paroki HSPMTB Putussibau menyelenggarakan kegiatan Temu Orang Muda Katolik (OMK) Se-Paroki HSPMTB Putussibau yang diadakan di Desa Sungai Uluk, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu pada tanggal 8-9 Oktober 2022. Dengan mengusung tema “Orang Muda Katolik yang mencintai Kitab Suci dan Bunda Maria.”

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk memperkuat semangat Fraternitas Orang Muda Katolik agar terus tumbuh dan berkembang dalam iman. Juga sebagai ruang pengembangan kreativitas Orang Muda Katolik dalam hidup menggereja.

Temu OMK Se-Paroki HSPMTB Putussibau dibuka langsung oleh Bapak Jantau, S. Sos selaku perwakilan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas hulu.

Hadir juga Bapak Drs. Yosef Alexander, M. Si selaku tokoh Adat Dayak dan perwakilan DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Bapak Alex sapaan akrab Wakil Bupati Kapuas Hulu Periode 2005-2010 ini memberikan semangat untuk OMK agar tetap merawat kebersamaan dan menumbuhkan percaya diri.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini, karena bersifat positif dan memiliki tujuan yang bagus untuk OMK. Menumbuhkan semangat kebersamaaan dan memunculkan kepercayaan diri sebagai anak muda.”

Pembukaan kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Yohanes Telajan, S. Sos., M. Si selaku perwakilan dari DPP Paroki HSPMTB Putussibau, Bapak Antonius Manyu, Amd. Kep dan Bapak Fabianus Kasim, S.H selaku Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Sekretaris Desa Sungai Uluk, Ketua Stasi Se-Paroki HSPMTB Putussibau, Tokoh Adat Dayak Kantu’, para Suster dan Bruder serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia, saudari Florina Leonora Tyana mengucapkan terimaksih untuk semua pihak yang sudah berpartisipasi aktif dalam mensukseskan kegiatan Temu OMK Paroki HSPMTB Putussibau. Juga permintaan maaf untuk semua kekurangan panitia.

“Selaku ketua panitia kegiatan Temu OMK Paroki HSPMTB Putussibau, saya mengucapkan terimakasih kepada semua yg terlibat, khususnya Pastor Paroki yang selalu mendukung melalui DPP Paroki HSPMTB Putussibau, Pemerintah Daerah Kapuas Hulu, Para Donatur, dan Panitia serta seluruh umat di masing-masing stasi yang sudah ikut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan ini. Mohon maaf juga untuk semua kekurangan panitia.”

“Kedepan kegiatan ini akan dilaksanakan secara bergilir setiap tahunnya di stasi-stasi di wilayah Paroki HSPMTB Putussibau. Harapannya kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi OMK, bahwa OMK adalah masa kini dan masa depan gereja, jadi OMK itu wadah penting bagi hidup menggereja. Tetap setia menjaga iman dan yg terakhir harapannya kegiatan ini bisa menjadi sekolah pembentukan karakter diri sebagi orang katolik yang 100% katolik.” ungkap wanita yang akrab disapa Tya.

Ketua Koordinator Seksi Humas dan Publikasi saudari Lidya Voni melalui keterangan tertulis menyampaikan,

“Kegiatan Temu OMK Se-Paroki HSPMTB Putussibau ini diikuti oleh 106 peserta yang terdiri dari OMK Stasi Jaras 2, Stasi Kedamin Darat Hulu, Stasi Kedamin Darat Hilir, Stasi Sungai Uluk, Stasi Sibau Hulu, Stasi Tanjung Lasa, Stasi Sibau Hilir dan OMK Pusat Paroki. Tempat kegiatan di Rumah Adat Patih Muanang Stasi Sungai Uluk yang pada tahun ini menjadi Tuan Rumah Temu Orang Muda Katolik Se-Paroki HSPMTB Putussibau.”

“Kegiatan yang dilakukan mencakup perarakan salib taize, misa pembukaan yang dipimpin langsung oleh Pastor Yakoubus Rua Bai, SMM selaku Pastor Paroki, dilanjutkan dengan pentas seni OMK masing-masing stasi, Doa Taize, Menditasi Alam, Seminar Kewirausahaan oleh Abang Joni Vercelli Manehat,S.Sos.,M.H, kemudian Sharing Kitab Suci dan Doa Rosario ke ruang umat” tutup Voni. (Rls)