Palangka Raya Canangkan Diskon Biaya Mudik 2016

oleh

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Kepala Dinas Perhubungan akan mencanangkan pemberian potongan harga biaya tiket angkutan umum pada arus mudik 2016 mendatang. <p style="text-align: justify;">"Sewaktu pemerintah kota ada rapat koordinasi dengan polres dan instansi lainnya tentang kesiapan pengamanan arus mudik Idul Fitri ini, pak Kapolres mengusulkan kapan dan bila perlu ada subsidi pemerintah daerah terhadap tarif angkutan. Hari ini, pas ada momen, kita sampaikan saran itu kepada Pak Wakil Wali Kota dan kebetulan juga beliau merespon baik. Insyaallah 2016 bisa kita laksanakan," kata Renson di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />Hal itu dikatakannya seusai mendampingi Wakil Wali Kota, Mofit Saptono Subagio di terminal antarkota antarprovinsi (AKAP) W.A Gara Palangka Raya guna memastikan kesiapan dan keamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah.<br /><br />Dalam kunjungan itu, Mofit di dampingi pula oleh Kapolres Palangka Raya, AKBP Jukiman Situmorang SIK M.Hum, Dandim 1016 Palangka Raya, Letkol Arm Heri Suprapto, Kasat Pol PP, Baru I Sangkai, Kadis BPBD dan Damkar, Anwar Sanusi Gayo serta pejabat pemerintah kota lainnya.<br /><br />Renson mengatakan, berdasarkan instruksi wakil wali kota, potongan harga nantinya minimal dilakukan pada kenaikan harga tiket. Artinya pemudik hanya dikenakan tarif normal sedangkan sisa kenaikan harga menjadi tanggung jawab pemerintah.<br /><br />"Minimal subsidi kenaikan saja, syukur-syukur jika ada subsidi sampai 25 persen dari harga tiket. Tadi dikatakan juga oleh pak pak wakil bahwa pengguna bus ini kalangan menengah ke bawah sehingga pihaknya akan mengupayakan program tersebut dapat berjalan pada 2016 mendatang.<br /><br />Ia pun berharap pemerintah pusat dapat menekan kenaikan harga bahan bakar minyak karena hal tersebut berimbas pada naiknya tarif angkutan di daerah.<br /><br />Motif Saptono saat kunjungan tersebut meminta seluruh pihak memastikan armada angkutan beserta sopirnya dalam kondisi fit sehingga dapat mengantarkan pemudik selamat sampai tujuan.<br /><br />"Harus memastikan pengguna modal darat yang datang atau singgah merasa aman, nyaman dan wajar dalam arti tafir angkutannya. Itu menjadi penting bagi pemudik ketika saat ini kondisi ekonomi sedang sulit. Kita ingin memastikan terutama sopir dan kendaraan dalam kondisi terbaik karena hal itu menyangkut keselamatan seluruh nyawa penumpang," kata Mofit. (das/ant)</p>