Palangka Raya Gencar Sosialisasi Wajib Pajak

oleh

Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, secara gencar menyosialisasikan tentang wajib pajak kepada masyarakat di daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Berbagai strategi khusus kami terus menyosialisasikan kepada masyarakat terhadap pentingnya pemahaman akan wajib pajak, karena pajak adalah sebagai komponen dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan," kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Palangka Raya Hera Nugrahayu di Palangka Raya, Jumat.<br /><br />Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dilakukan pemkot setempat untuk mewujudkan target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor PBB-P2 dan meningkatkan kesadaran para wajib pajak, khususnya di "Kota Cantik" –sebutan untuk Palangka Raya.<br /><br />PBB merupakan pajak yang diterapkan terhadap orang atau badan yang memiliki, menguasai dan/atau memperoleh manfaat atas bumi dan bangunan.<br /><br />Pengaturan tentang Pengalihan Pengelolaan PBB-P2 sebagai pajak daerah itu didasarkan atas Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.<br /><br />Oleh sebab itu, Dispenda Kota Palangka Raya ingin masyarakat setempat, khususnya para wajb pajak, bisa taat akan kewajiban membayar pajak.<br /><br />"Kami berharap masyarakat ‘Kota Cantik’ Palangka Raya bisa lebih meningkatkan kesadaran akan membayar pajaknya," kata mantan Kepala Disperindagkop Palangka Raya itu.<br /><br />Pihaknya juga ingin mengoptimalkan sosialisasi penerimaan pajak dengan sistem "self-assessment" kepada masyarakat.<br /><br />Ia mengakui pemerintah harus mendukung agar pembayar pajak semakin sadar bahwa peranan membayar pajak penting bagi tercapainya pembangunan nasional.<br /><br />Untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak, katanya, pemerintah melakukan beberapa kegiatan sosialisasi perpajakan dengan tujuan memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai perpajakan di Indonesia.<br /><br />"Apabila wajib pajak semakin sadar dan dengan tepat waktu membayar pajak terutang maka tentunya hal tersebut dapat meningkatkan penerimaan pajak negara," demikian Hera Nugrahayu. (das/ant)</p>