Home / Tak Berkategori

Panen Semangka BT Capai 45 Ton/Hektare

- Jurnalis

Minggu, 19 Juni 2011 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam demplot di lokasi Pekan Nasional (Penas) XIII Petani dan Nelayan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), dipamerkan berbagai varietas buah unggulan, di antaranya adalah semangka BT yang mampu menghasilkan 45 ton/hektare. <p style="text-align: justify;">"Bibit semangka ini belum kami lepas ke petani karena belum dikasih nama, makanya kami di balai peneliti masih menyebutnya semangka BT," ujar Khoirul Mu’min, peneliti semangka dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (BPTBT) Sumatera Barat ditemui di lokasi demonstrasi plot (demplot) di Tenggarong Seberang, Minggu.<br /><br />Untuk mendapatkan hasil sebanyak 45 ton per hektare, maka jarak tanam ideal adalah 50 cm tiap pohon, kemudian pupuk dan pemeliharaan yang cukup. Tanaman ini bisa menghasilkan bnuah siap panen ketika berusia 75 hari.<br /><br />Semangka jenis ini memiliki keunggulan antara lain rasa yang lebih manis, warnah buah lebih merah dan menggiurkan, lebih tahan terhadap hantaman banjir asalkan tidak terjadi banjir ekstrim yang merendam hingga lebih dari satu hari.<br /><br />Berbeda dengan jenis semangka lain, jika terkena banjir beberapa jam saja dipastikan sudah tidak mampu lagi untuk tumbuh, masa layu atau mulai tidak mampu hidup biasanya terlihat beberapa jam setelah terkena banjir.<br /><br />Semangka yang belum bernama ini juga cocok ditanam di dataran rendah dan di atas rawa. Di Kaltim juga cocok untuk dikembangkan semangka jenis ini, karena sudah terbukti pernah terendam air dua kali, namun hingga kini masih tumbuh segar dan buahnya lumayan banyak.<br /><br />"Di kawasan demplot ini termasuk dataran rendah, makanya pernah dua kali kebanjiran saat hujan deras bulan lalu. Namun Alhamdulillah semangkanya tidak mati dan tetap tumbuh baik, ini menandakan bahwa semangka jenis ini cocok ditanam di Kalimantan," ujarnya.<br /><br />Menurutnya, pada umumnya tanah di Kalimantan mengandung kadar asam cukup tinggi yang mencapai 4 hingga 5 PH, untuk itu perlu pengapuran yang cukup ditambah dengan pupuk kandang.<br /><br />Namun dia yakin bahwa semua petani, termasuk petani di Kalimantan sudah memahami hal itu, yakni apa saja yang harus dilakukan untuk menetralisir keadaan tanah yang kurang subur, termasuk tanah yang ber-PH tinggi.<br /><br />Jenis semangka yang dikembangkan ini masih berbiji, tujuan pengembangan semangka berbiji adalah supaya bisa dikembangkan oleh petani, kemudian pangsa pasarnya luas, karena harganya terjangkau oleh masyarakat, dan bibitnya juga terjangkau oleh petani.<br /><br />Sedangkan semangka tanpa biji harga bibitnya lebih mahal, perawatannya juga lebih sulit, sehingga harganya relatif mahal. Terkait harga yang tinggi tersebut, sehingga pangsa pasar akan terbatas yang berdampak pada distribusi ke konsumen berkurang. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026
Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang
Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu
Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial
Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
DPMPTSP Sintang Sediakan Berbagai Saluran Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Sintang Pimpin Rapat Pembahasan Pengaduan PBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:52 WIB

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:46 WIB

Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:16 WIB

Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh

Berita Terbaru

Eksekutif

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:52 WIB