Pantai Pagatan Tanah Bumbu Terancam Abrasi

oleh

Pantai Pagatan, Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, terancam abrasi sejak terjadi gelombang besar di muara Pagatan dan Laut Jawa belakangan ini. <p style="text-align: justify;">Pada Sabtu, terlihat sebagian besar bibir pantai Pagatan yang belum dipasangi tembok pemecah gelombang mulai terkikis oleh gelombang tinggi.<br /><br />Di Pesisir Danau Salak, ratusan pohon kelapa, pinus, waru, dan pohon lain tumbang karena akarnya tergerus ombak laut.<br /><br />Gelombang tinggi yang terjadi di perairan Jawa dan Pagatan akhir-akhir ini menggerus bibir pantai sepanjang lebih dari lima meter.<br /><br />Jika hal itu terus terjadi, dikhawtirkan jalur Trans-Kalimantan di daerah tersebut tergerus ombak laut.<br /><br />Belum adanya tanggul pantai atau pemecah gelombang laut menjadi memicu abrasi di sejumlah titik garis pantai hingga lokasi permukiman warga dan pemakaman umum.<br /><br />Selain bibir pantai, jalur Trans-Kalimantan di sepanjang pesisir Kusan Hilir juga terdapat beberapa makam warga dan tokoh masyarakat yang harus diselamatkan dari ancaman abrasi.<br /><br />Di sebagian pantai Pagatan, pemerintah telah membangun tembok ribuan meter untuk mengurangi ancaman abrasi tersebut.<br /><br />Pemkab Tanah Bumbu juga telah menanam tanaman mangrove di lokai tambak yang tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya.<br /><br />Tanaman mangrove tersebut kini telah tumbuh lebat dan menjadi percontohan daerah lain dalam upaya penyelamatan kawasan pesisir pantai dari abrasi.<br /><br />Sementara daerah pesisir yang belum dibangun tembok, kini terus dimakan abrasi, dan persatu berbagai pohon yang tumbuh di daerah tersebut tumbang. (phs/Ant)</p>