Panwaslu : Informasi Itu Harus Jelas Dan Benar

oleh

Panitia pengawas pemilu Palangka Raya, Kalimantan Tengah mendapat informasi terkait pasangan calon wali kota pernah menjanjikan kepada para ulama dan rohaniwan serta pendukung untuk berpergian wisata rohani. <p style="text-align: justify;">"Kami mendapatkan informasi bahwa ulama, rohaniwan dan pendukungnya pernah dijanjikan berangkat untuk wisata rohani jika terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota Palangka Raya 2013," kata Ketua Panwaslu, Barombon saat jumpa pers di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Ia mengatakan, jika memang informasi itu benar adanya segera laporkan ke pihak Panwaslu. Agar informasi yang beredar selama ini bisa dibuktikan dengan fakta riil yang ada dan bukan hanya isu-isu saja.<br /><br />Dia hanya meminta, kepada siapa saja yang memberikan isu atau informasi kepada Panwaslu Palangka Raya, sifatnya harus jelas bukan hanya tipu muslihat.<br /><br />"Kalau memang informasi itu benar, berarti jelas pelanggaran politik uang. Kita akan segera proses masalah itu sesuai undang-undang dan aturan yang berlaku," ujarnya.<br /><br />Dia juga menghimbau kepada para ulama, rohaniawan maupun pendukung, yang merasa pernah dijanjikan hal tersebut bisa melaporkan ke Panwaslu kota, sehingga permasalahannya bisa segera diproses.<br /><br />"Kami akan merahasiakan identitas pelapor kalau memang itu benar dan tidak perlu takut berbuat kebenaran, sebab hal seperti inilah tidak boleh menjadi budaya dalam politik Pilkada kedepannya," katanya.<br /><br />Barombon juga menegaskan tidak akan tebang pilih, bagi pihak pasangan manapun yang menjanjikan tersebut dan terbukti benar, maka akan ditindak sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.<br /><br />"Kami akan terus mencari informasi dan bukti menganai masalah ini, namun permasalahan ini harus segera diselesaikan secara mendalam dan bijaksana," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>