Apabila Pariwisata yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu sudah berjalan secara atomatis masyarakat juga bisa dapat peluang untuk sejahtera, pasalnya potenis yang ada di masyarakat tentunya bisa tergali seperti halnya kerajinan tangan masyarakat cirri khas Kapuas Hulu, adat istiadat serta budaya merupakan potensi yang memiliki nilai jual tinggi. <p style="text-align: justify;">Demikan dikatakan Bupati Kapuas Hulu, A.M Nasir, SH kepada sejumlah Wartawan usia membuka Lokakarya Pengembangan Ekowisata dan Jasa Lingkungan di Aula, Bank Kal-Bar, Senin (21/11/2011). <br /><br />Selain itu dalam mewujudkan Pariwisata yang berbasis da memiliki nilai jual tinggi, Nasir menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu sangat mendukung dengan program ekowisata, apa lagi yang sifatnya program yang dapat membangun daerah dan kesejahteraan masyarakat. <br /><br />“selama ini yang Kita harapkan potensi pariwisata Kita benar-benar tergarap dan dapat dikelola secara professional, sebab melalui Parisata dinilai dapat memajukan Kabupaten Kapuas Hulu, apalagi dengan dua kawasan Taman Nasional yang sudah mendunia dan tidak semua Kabupaten di Indonesia memilikinya, bahkan Saya rasa Taman Nasional yang Kita miliki ini tidak ada di daerah lainnya di Indonesia bahkan dunia,” jelasnya bangga. <br /><br />Untuk itu selaku Bupati Kapuas Hulu, Nasir, mengharapkan agar dalam pengelolaan Pariwisata yang ada di Kapuas Hulu memiliki dampak positif bagi masyarakat dan daerah, sebab yang paling penting itu adalah kesejahteraan masyarakat. Terkait factor pendukung majunya pariwisata,Pemkab Kapuas Hulu sudah berusaha untuk memperhatikannya salah satunya infrastruktur jalan, meskipun mash ada yang belum maksimal dan perlu digenahkan yang jelas dalam hal tersebut mestinya Pemerintah Provinis dan Pusat juga memperhatikan kedaerah lebih serius lagi. <br /><br />“Kalau masalah jalan pendukung perkembangan Pariwisata untuk wilayah daerah Kapuas Hulu yang ditangani Pemkab sudah komitmen Kami selaku Kepala daerah sesuai visi dan misi Kami, Kalau jalan Negara kami harapkan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk memperhatikannya, apalagi dengan pembukaan Border PLB Badau yang dinilai juga dapat mendukung Pariwisata, itu mesti terealisasi,”pintanya.<strong>(phs)</strong></p>















