Home / Tak Berkategori

Parpol Di Kalsel Enggan Cairkan Dana Pembinaan

- Jurnalis

Senin, 11 Juli 2011 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seluruh partai politik di Kalimantan Selatan (Kalsel) selama 2011 enggan atau belum ada yang mengajukan pencairan dana pembinaan partai politik sebesar Rp822,70 sen per suara. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Kesbanglinmas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel Fakhrudin di Banjarmasin, Senin mengatakan, belum adanya Parpol yang mengajukan pencairan dana pembinaan tersebut diperkirakan karena terkendala persyaratan.<br /><br />Menurut dia, untuk bisa mencairkan dana, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain, harus ada laporan pertanggungjawaban yang telah diaudit BPK.<br /><br />Kemudian syarat adanya pengelolaan keuangan yang baik dan beberapa syarat administrasi lainnya yang telah dilakukan oleh parpol.<br /><br />"Kemungkinan karena adanya syarat-syarat tersebut diatas, hingga kini belum ada parpol yang mengambil dana pembinaan yang seharusnya bisa dicairkan sejak Januari 2011," katanya.<br /><br />Kendati hingga kini belum ada parpol yang mencairkan dana, namun Fakhrudin menjamin, seluruh dana yang disiapkan tidak akan hangus atau bisa diambil pada tahun berikutnya.<br /><br />Menurut dia, berdasarkan hasil audit BPK 2006-2009 ada beberapa temuan yang menjadi catatan dan harus dilakukan pembenahan.<br /><br />Catatan tersebut antara lain, format laporan yang tidak sesuai, pembukuan tidak teratur serta pembayaran pajak yang tidak jelas.<br /><br />Selain itu, kata dia, sebagian parpol belum memisahkan antara rekening parpol dan rekening ketua atau bendahara, sehingga dana pembinaan parpol banyak dimanfaatkan untuk perjalanan dinas ketua parpolnya.<br /><br />Mengantisipasi hal tersebut, tambah dia, pihaknya akan memberikan pelatihan penyelenggaraan administrasi kepada pengurus parpol.<br /><br />"Pendapatan uang parpol pun juga harus dipisahkan, misalnya dari iuaran wajib anggota, sumbangan individu maksimal Rp1 miliar dan perusahaan maksimal Rp7,5 miliar, itu semua harus tercatat dengan tertib," katanya.<br /><br />Pada 2011, tambah dia, total dana parpol yang disiapkan Pemprov Kalsel sebesar Rp1,073 miliar atau turun dibanding sebelumnya Rp1,1 miliar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru