Partai Bintang Reformasi Siap Melebur Dengan Gerindra

oleh

Sekretaris Jenderal DPP Partai Bintang Reformasi Rusman Ali menyatakan partainya siap melebur ke dalam Partai Gerakan Indonesia Raya pada 20 Mei 2011 di Jakarta. <p style="text-align: justify;">"Seluruh elemen PBR secara nasional sudah solid untuk ikut membesarkan Partai Gerindra yang ditandai dengan penandatanganan persetujuan oleh 33 pengurus wilayah PBR se-Indonesia," kata Rusman Ali usai memimpin Rapat Koordinasi Wilayah PBR Kalbar di Pontianak, Jumat (04/03/2011). <br /><br />Ia mengatakan bulatnya tekad untuk melebur dengan Partai Gerindra dengan telah dilakukannya "akad nikah" 18 Februari lalu. <br /><br />Rusman mengatakan bukan pekerjaan mudah menyatukan pandangan pengurus PBR yang jumlah tidak sedikit. Namun ia kembali menegaskan, dirinya optimis PBR di semua daerah solid. <br /><br />"Kami ada membentuk tim verifikasi beranggotakan lima dari Partai Gerindra dan lima dari PBR. Tim ini yang menilai. Apabila ada daerah tertentu ternyata PBR besar di sana, tetapi ada potensi dari partai lain, kami tidak keberatan, karena pembagian kepengurusan nantinya tidak mutlak, bisa dikompromikan," ujarnya. <br /><br />Menurut dia, PBR dan Gerindra memiliki kesamaan visi dan misi. "Visi misi itu kami satukan dan ada kesamaan bagaimana mengutamakan kesejahteraan rakyat dan menjalankan ekonomi kerakyatan. Kami ingin ketertinggalan ekonomi rakyat pedesaan bisa menjadi baik," kata Rusman. <br /><br />Dari kesamaan visi misi itulah, PBR akan lebur ke dalam Gerindra dan menjadi organisasi yang ditajuk Pertanian dan Buruh Reformasi (PBR), yakni tahun 2014 PBR akan resmi menjadi organisasi kemasyarakatan (Ormas). <br /><br />Dalam pembicaraan awal, Gerindra akan mengakomodasi pengurus DPP PBR menjadi Dewan Pembina Partai Gerindra. "Ketua Umum (PBR) dan saya sebagai sekjen diakomodir dalam kepengurusan DPP Gerindra," katanya. <br /><br />Begitu pula dengan pengurus PBR di kabupaten/kota di semua tingkatan akan diakomasi dalam kepengurusan Gerindra. Mengakomodasi itu ada hal-hal teknis yang masih terus dilakukan dua pengurusan partai tersebut. <br /><br />Apabila di daerah tingkat dua kursi PBR melebihi dari Partai Gerindra dan teman-teman partai lainnya, maka suara terbanyak akan menjadi ketua, Sedangkan suara kedua terbanyak menjadi sekretaris. <br /><br />"Itulah kesepakatan kami bersama dengan Gerindra selain itu masih ada beberapa partai lagi yang akan bergabung namun belum sampai pelaksanaan, seperti P3I, PDS, Partai Buruh, dan beberapa partai lagi. Dengan kita bersatu, Partai Gerindra bisa lebih besar," kata Rusman Ali. <strong>(phs/Ant)</strong></p>