Partai Golkar Usung Pilkada Kalbar Damai

oleh
oleh

Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalimantan Barat Gusti Hersan Aslirosa menyatakan, pihaknya akan mengusung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) provinsi itu secara damai dengan tidak menggunakan politik etnis dan agama. <p style="text-align: justify;">"Karena kami (Partai Golkar) partai heterogen sehingga tidak membawa atau menggunakan politik identitas agama maupun etnis," kata Gusti Hersan Aslirosa dalam keterangan pers di Gedung Zamrud Khatulistiwa Pontianak, Minggu.<br /><br />Ia menjelaskan, Partai Golkar akan mengusung Pilkada damai dan itu harga "mati" sehingga tabu bicara politik identitas untuk memenangkan suatu pertarungan politik.<br /><br />Bagi Partai Golkar, menurut Hersan, pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi itu bukanlah segala-galanya, tetapi keinginan terciptanya Pilkada yang damai itu yang menjadi tujuan.<br /><br />"Dengan mengedepankan kepentingan orang banyak daripada kepentingan golongan atau partai," kata Hersan.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Hersan kembali menyatakan Partai Golkar komitmen dengan keberagaman sehingga tidak akan membawa-bawa kampanye politik identitas pada Pilkada Kalbar.<br /><br />Gusti Hersan Aslirosa yang saat ini juga sebagai Ketua Tim Pemilihan Kepala Daerah DPD Partai Golkar Kalbar menyatakan, pihaknya akan membuka pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur untuk pemilihan kepala daerah mulai Rabu (28/3).<br /><br />Pendaftaran Cagub Kalbar terbuka untuk semua pihak. Tempat pendaftarannya di Gedung Zamrud Khatulistiwa atau Sekretariat DPD Partai Golkar Kalbar, mulai Rabu (28/3) hingga Minggu (1/4), dan waktu pengembalian berkas pendaftaran dimulai Senin (2/4) hingga Rabu (4/3), yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, kata Hersan.<br /><br />"Semua figur berpeluang untuk diusung oleh DPD Partai Golkar untuk maju pada Pilkada Kalbar, termasuk Ketua DPD Partai Golkar Kalbar Morkes Effendi," ujarnya.<br /><br />Setelah proses penjaringan nama-nama yang mendaftar selesai, maka nama-nama tersebut akan dilakukan survei oleh tim independen hasil survei itu nantinya akan diketahui siapa yang paling diinginkan maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.<br /><br />"Keputusan siapa yang akan diusung menggunakan ‘perahu’ Golkar pada Pilkada Kalbar akan ditentukan oleh DPP Partai Golkar paling lambat awal Mei sudah bisa diketahui siapa figur yang akan diusung," ungkap Hersan.<br /><br />Dalam kesempatan itu, dia tidak memungkiri ada sejumlah nama yang akan disurvei adalah yang kerap muncul di media massa. Misalnya Ketua DPD Partai Golkar Kalbar Morkes Effendi, Armyn Alianyang, Bupati Sintang Milton Crosby, Burhanuddin A Rasyid dan lain-lain.<br /><br />"Hingga kini DPD Partai Golkar Kalbar belum menentukan siapa figur yang akan diusung pada Pilkada Kalbar, meskipun aspirasi dari intern Golkar mengusung Ketua DPD Partai Golkar, tetapi untuk menentukan siapa yang diusung haruslah melalui mekanisme partai sehingga tetap terbuka peluang untuk umum," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>