Pasangan Armyn-Fathan Kampanye Di Ketapang

oleh

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, Armyn Alianyang-Fathan A Rasyid (Arafah) mengisi jadwal kampanye hari pertama mereka, Selasa, di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. <p style="text-align: justify;">Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, masuk Zona I lokasi kampanye bersama-sama Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Pasangan ini mendapat waktu selama tiga hari, sejak 4 – 6 September untuk berkampanye di Zona I.<br /><br />"Pasangan Arafah akan kampanye di Ketapang dan Kayong Utara hari ini," kata Sekretaris Tim Arafah, Chandra saat dihubungi di Pontianak.<br /><br />Rombongan tim kampanye berjumlah 10 orang menggunakan pesawat perintis pada pukul 08.00 WIB menuju ke Kota ale-ale Ketapang yang juga merupakan kota kelahiran mantan Wakil Presiden Hamzah Haz tersebut. Ikut dalam tim tersebut, ustad Hasan Ghafar yang juga mantan Ketua DPW Muhammadiyah Kalbar dan tim kampanye provinsi.<br /><br />Chandra mengatakan, kampanye di dua kabupaten tersebut akan diisi dalam bentuk dialogis dengan mengunjungi tempat keramaian dan pusat perbelanjaan. Pada Selasa ini, tim Arafah yang dipimpin langsung Armyn Alianyang akan mengunjungi pasar Sungai Bungan, Pasar rakyat Rangga Sentap, kemudian ke gedung Pancasila di Kota Ketapang, pesantren Nurul Ilahi.<br /><br />Kemudian rombongan calon wakil gubernur, Fathan A Rasyid akan melanjutkan perjalanan ke Tayap, Sandai, Balai Bekuak dan pulang ke Pontianak melalui jalan darat, trans Kalimantan poros Tayan-Sungai Ambawang. Sementara rombongan calon gubernur Armyn Alianyang akan menuju ke ibu kota kabupaten Kayong Utara di Sukadana dan berlanjut ke Kecamatan Teluk Batang untuk kampanye dialogis. Rombongan Armyn akan meneruskan perjalanan melalui laut ke Rasau Jaya di Kabupaten Kubu Raya.<br /><br />Pasangan Arafah maju sebagai peserta Pemilihan kepala daerah Kalbar tahun 2012, diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Bulan Bintang.<br /><br />Armyn Alianyang lahir di Singkawang pada 5 Februari 1956. Ia adalah anak dari pejuang asal Kalbar Alianyang. Armyn selama ini aktif di jalur militer, dengan jabatan yang pernah diemban, sebagai Komandan Batalion Infanteri 643 Wanarasakti/Anjungan (1993), Komandan Kodim 1007/Banjarmasin (1997), Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Cirebon (2006), Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura Pontianak (2010), dan terakhir sebagai salah satu staf ahli Panglima TNI di Markas Besar TNI (2011). Armyn pernah pula bertugas di Timor-Timur, Kamboja, Australia, Malaysia, dan Korea Selatan.<br /><br />Sebagai bentuk konsekuensi mencalonkan diri menjadi gubernur Kalbar 2013-2018, Armyn Alianyang sudah mengajukan pengunduran diri dari militer dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal.<br /><br />Sementara pasangannya, calon gubernur Fathan A Rasyid, lahir di Singkawang, 16 Mei 1958. Fathan selama ini berkarier sebagai birokrat. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kalbar (2001-2005), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalbar (2005-2011), dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalbar (2011).<br /><br />Fathan alumni Fakultas Pertanian IPB tahun 1981 dan Pascasarjana Adelaide University Of South Australia tahun 1992.<br /><br />Program Arafah Saat penyampaian visi, misi dan program pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar 2013-2018 di Gedung DPRD Kalbar, Senin (3/9), Armyn Alianyang menyatakan seorang pimpinan harus berjuang melaksanakan visi, misi dan program kerja lima tahun ke depan.<br /><br />Ia menawarkan visi "Kalbar yang aman, maju, mandiri, dan bermartabat." Dengan visi tersebut, ia berkeyakinan Kalbar akan tumbuh membanggakan dan terdepan di Kalimantan.<br /><br />"Keamanan merupakan prasyarat untuk mewujudkan pembangunan. Masyarakat Kalbar wajib saling mendukung, hidup harmonis. Keamanan yang terjaga, masyarakat dapat hidup dengan baik. Masyarakat juga harus bisa menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi," katanya.<br /><br />Menurut dia lagi, tingkat kemajuan suatu daerah diukur dari kualitas sumber daya manusia, tingginya kualitas pendidikan ditunjukkan dengan makin membaiknya tingkat pendidikan terendah. Daerah yang sudah maju ditandai dengan angka pertumbuhan penduduk yang semakin kecil. Dan daerah yang maju adalah daerah yang ditandai adanya peran serta rakyat dalam segala aspek kehidupan.<br /><br />Sementara beberapa misi yang ditawarkan, di antaranya memberikan suasana kondusif, aman, kepastian hukum, prioritas pembangunan perbatasan, kesempatan investasi seluas-luasnya, pemberantasan korupsi guna mewujudkan masyarakat mandiri dan bermartabat. Dengan program kerja, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bebas korupsi.<br /><br />Pasangan Armyn-Fathan berjanji jika terpilih menjadi pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalbar 2013-2018, akan sinergi, empati, transparan, fokus dan terpadu.<strong> (phs/Ant)</strong></p>