Pasar Tradisional di Melawi Akan Dibenah Kembali

oleh

Pasar tardisional yang berada di Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh hingga saat ini belum ditempati para pedagang, bahkan kondisinya semakin prihatin. Tidak terawat bahkan dipasar tersebut banyak mengalami kerusakan terutama pada lantai,plapon,hingga dinding bangunan. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskukmdag) Melawi, Alexander mengatakan pihaknya akan mengupayakan agar pasar tradisional tersebut bisa ditempati para pedagang. <br /><br />“Bukan pedagang yang tidak mau menempati pasar itu, karna kondisi pasar pada saat ini perlu dilakukan pengrehapan,” ungkapnya belum lama ini.<br /><br />Lebih lanjut Ia mengatakan, walaupun rehap ringan perlu juga kebersihan karna komplek pasar ini sudah banyak yang rusak. Bahkan telah ditumbuhi rumput -rumput yang cukup tinggi, sampah-sampah yang berserakan. <br /><br />“Bahkan di lantai dua terdapat juga dek yang bocor, pintunya pun tidak ada. Nah, itu perlurehab kembali,” ucapnya.<br /><br />Alex menuturkan, pihaknya akan mengupayakan mengajukan dana untuk rehap jika memungkinkan di APBD perubahan. Kalaupun tidak bisa, akan tetap diusulkan di APBD murni 2018 mendatang. <br /><br />“Nanti akan kita data berapa jumlah kios yang ada selanjutnya melakukan pendataan PKL yang beum mempunyai lapak atau kios akan dipindahkan ke sana,” paparnya.<br /><br />Walaupun, kata Alex, ada rencana Pemerintah Daerah Melawi membangun pasar tradisional bertarap modern. Namun itu baru sekedar rencana, karena semuanya melihat dana yang ada.<br /><br />“Ada rencana Bupati Melawi terminal bu antar kota sekaligus SDF akan pindahkan.  Sehingga pedagang bisa menempati lapak-lapak kios-kios yang dekat dengan SDF.” Pungkasnya. (KN)</p>