Pasar tradisional modern Paringin di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, diharapkan menjadi sarana untuk melindungi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat terus tumbuh dan berkembang. <p style="text-align: justify;">Bupati Balangan, Sefek Effendi di Paringin, ibu kota Balangan, Jumat mengatakan, keberadaan pasar yang dikelola secara modern tersebut, akan mampu mengakomodasi para pelaku UMKM.<br /><br />"Pengelolaan pasar tradisional modern tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan keuntungan semata, tetapi juga untuk peningkatan daya saing dan keuntungan," katanya.<br /><br />Menurutnya, pasar tradisional modern yang dibangun atas kerja sama pemerintah daerah setempat dengan perusahaan pertambangan batu bara nasional, PT Adaro Indonesia tersebut merupakan tonggak bersejarah terjadinya transformasi budaya masyarakat.<br /><br />"Dimana dalam hal ini, masyarakat akan mempunyai tingkat kedisiplinan yang tinggi dan cinta kebersihan dengan tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal," ujarnya.<br /><br />Pasar tradisional modern di bangun di atas lahan seluas 2 hektare dan merupakan pasar dengan konsep modern pertama yang ada di Kalsel.<br /><br />Untuk mendukung tujuan transformasi budaya tersebut, tambahnya, Unit Pelaksana Teknis (UPT) pasar tradisional modern telah memberikan pendidikan dan pelatihan kepada seluruh pedagang.<br /><br />"Pendidikan dan pelatihan telah diberikan meliputi higenitas dan peningkatan kapabilitas pedagang untuk menjaga pasar sebagai aset bersama," tambahnya.<br /><br />Pembangunan pasar tradisional modern tersebut menghabiskan dana sebesar Rp16 Miliar, berasal dari bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia.<br /><br />Komplek pasar dengan konsep modern itu, terdiri dari 40 bangunan ruko dan 110 lapak serta dilengkapi dengan bangunan kantor pengelola, pos jaga, gedung serba guna, fasilitas air bersih dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).<br /><br />Pasar tradisional modern itu sendiri telah diresmikan pengoperasiannya oleh Gubernur Kalsel, Rudy Arifin pada 12 Maret lalu. <strong>(das/ant)</strong></p>

















